Abstract:
Penelitian ini membahas pemanfaatan limbah sekam ayam broiler sebagai
bahan baku biobriket dengan penambahan tepung tulang pada berbagai
konsentrasi untuk meningkatkan daya tahan dan efisiensi pembakaran.
Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan,
penelitian ini mengevaluasi mutu fisik dan kimia biobriket melalui parameter
kadar air, kadar abu, zat mudah menguap, nilai kalor, daya tahan, dan laju
pembakaran. Hasil menunjukkan bahwa biobriket dengan komposisi 75% sekam
dan 25% tepung tulang memiliki daya tahan terbaik dan laju pembakaran yang
stabil. Meskipun penambahan tepung tulang menurunkan nilai kalor dan
meningkatkan kadar abu, semua perlakuan tetap memenuhi standar kadar air
menurut SNI. Dari aspek ekonomi, produk ini layak dikembangkan dengan
keuntungan bersih yang signifikan, rasio laba 1,87, dan waktu balik modal 0,36
periode. Oleh karena itu, biobriket ini memiliki potensi sebagai alternatif energi
yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.