Abstract:
Peningkatan produksi broiler terus berlangsung seiring dengan
bertambahnya permintaan masyarakat terhadap daging ayam. Namun, di balik
perkembangan tersebut, masih terdapat berbagai permasalahan di tingkat
peternakan yang kerap menjadi hambatan bagi peternak dalam menghasilkan
ayam broiler dengan kualitas yang optimal. Sinbiotik yang berasal dari Grain Kefir
dan susu formula afkir memungkinkan untuk meningkatkan performa ayam
broiler, menurunkan nilai pH, kadar air karkas sesuai standar, meningkatkan
kadar antioksidan dan menambah nilai ekonomi. Metode penelitian
menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dar 4 perlakuan
dan 5 ulangan yaitu P0 (Kontrol), P1 (3% ), P2 (5% ) dan P3 (7%) Pemberian
sinbiotik pada air minum ayam diberikan setiap sore hingga pagi hari, dengan
menggunakan uji statistik One Way ANOVA dan uji lanjutan Duncan.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada P0, P1, P2, dan P3,
diperoleh hasil bahwa dosis sinbiotik terbaik adalah pada P3 dengan rata rata
Feed Intake 224 gram/ekor/hari, Pertambahan bobot badan 175,2 gram, Feed
Convertion Ratio 1,4. Pemberian sinbiotik di taraf 7% juga dapat menurunkan
nilai pH hingga di angkat 5,4, kadar air sebesar 61,88% di angkat masih dalam
standar dan mampu meningkatkan kandungan kadar antioksidan hingga di taraf
sedang. Nilai ekonomi yang dihitung berdasarkan efektivitas, ayam dengan
sinbiotik memperoleh nilai sangat efektif yaitu 144%, sedangkan untuk efisiensi,
ayam hidup tanpa sinbiotik sebesar 1,39, dan P1 pada karkas mendapat nilai
paling efisien yaitu 1,90. Usaha karkas sehat mampu memberi prospek usaha
yang baik karena memperoleh R/C ratio senilai 1,85 dikatakan layak dan
menguntungkan, B/C ratio 0,85 dan Payback Period selama 1 Tahun,4 Bulan.