Abstract:
Kolagen yang beredar biasanya terbuat dari tubuh hewan sapi maupun babi,
beberapa orang tidak bisa mengonsumsi sebab terdapat pantangan baik dari segi
agama dan etnis. Selain itu, harga kolagen yang ada di pasaran cenderung mahal.
Dengan mempertimbangkan kandungan yang terdapat dalam tulang danceker
ayam, bahan ini berpotensi menjadi alternatif penghasil kolagen. Tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui cara pembuatan dan kandungangizi dari produk
kolagen berbahan dasar tulang dan ceker ayam, serta mengetahui penyusunan
business plan dari produk tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah
model eksperimen dengan menggunakan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL)
yang kemudian data akan dianalisis menggunakan teknik uji One Way ANOVA
(Analysis of Variance) dan dilanjutkan dengan uji Duncan, namun apabila data
tidak memenuhi syarat normalitas, maka akan dilakukan pendekatan statistik nonparametik menggunakan uji Kruskall-Wallis yang dilanjutkan dengan uji MannWhitney. Hasil yang didapatkan yakni P2 dengan bahan 100% ceker mendapatkan
rata-rata hasil terbaik pada analisis organoleptik dan analisis proksimat. Setelah
dihitung untuk analisis usahanya, didapatkan bahwa total biaya Rp.13.095.625,
dengan BEP harga Rp.2.945.897 dan BEP Unit 99 unit. Produksi yang akan
dilakukan adalah sebanyak 1000 unit dengan estimasi harga jual Rp.30.000 per
unit. Penerimaan total yang didapatkan adalah Rp.30.000.000 dengan total
pendapatan Rp.16.904.375, persentase pendapatan yang didapatkan adalah
129,1%. Hasil analisis kelayakan usaha yang dilakukan mendapatkan hasil R/C
1,291, persentase ROI 129,1%, dan payback period selama 1 bulan.