Abstract:
Permintaan terhadap daging ayam pejantan sebagai sumber protein alternatif
semakin meningkat, namun biaya pakan yang tinggi masih menjadi hambatan
utama dalam budidayanya. Salah satu solusi untuk menekan biaya adalah dengan
memanfaatkan limbah industri seperti susu bubuk afkir, yang masih mengandung
nutrisi tinggi namun belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh penambahan susu bubuk afkir dalam pakan terhadap
berat karkas dan lemak abdominal ayam pejantan layer, serta menyusun business
plan usaha peternakan ayam pejantan layer berbasis pakan alternatif.
Penelitian dilakukan selama 60 hari dengan menggunakan 90 ekor ayam
pejantan layer yang dibagi dalam tiga perlakuan: P0 (0%), P1 (2%), dan P2 (4%)
susu bubuk afkir, masing-masing enam ulangan. Data dianalisis menggunakan
ANOVA dan uji DMRT. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan P2 memberikan
peningkatan berat karkas yang signifikan (536,7 g/ekor), sedangkan kadar lemak
abdominal tidak berbeda nyata antar perlakuan (p > 0,05), meskipun terdapat
peningkatan numerik.
Penyusunan business plan dilakukan pada skala produksi 5.000 ekor per siklus. Total biaya produksi sebesar Rp123.808.600 dengan penerimaan sebesar
Rp137.200.000, sehingga diperoleh laba bersih sebesar Rp13.391.400 per siklus.
Hasil perhitungan menunjukkan nilai R/C Ratio sebesar 1,10, ROI sebesar
10,85%, BEP produksi sebesar 3.537 kg, BEP harga sebesar Rp31.583/kg, dan
Payback Period selama 9,21 periode atau sekitar 1 tahun 10 bulan. Hasil ini
menunjukkan bahwa penyusunan bisnis plan berbasis inovasi pakan alternatif
berupa susu bubuk afkir mendukung efisiensi produksi serta menunjukkan kelayakan dan potensi pengembangan usaha peternakan ayam pejantan.