Abstract:
Ayam broiIer merupakan jenis ayam yang menghasiIkan daging dengan
masa produksi yang Iebih cepat dibandingkan dengan jenis ternak potong Iainnya.
Pada umur 28 hari ayam broiIer sudah bisa dipasarkan dengan berat sekitar 1,2
kg. Walaupun ayam broiler tumbuh dengan sangat cepat, peternak belum tentu
memperoleh keuntungan yang optimal dari proses pemeliharaannya, karena
sebagian besar ayam broiler sering mengalami kendala dalam pertumbuhannya.
Salah satu aspek penting yang menentukan keberhasilan usaha peternakan ayam
broiler adalah manajemen litter atau alas kandang. Penelitian ini bertujuan untuk
menganilisis performa ayam broiler dengan penggunaan slat plastik pada
pemeliharaan kandang closed house di peternakan PT. Dinamika Megatama Citra,
dan menyusun rencana bisnis usaha ayam broiler berdasarkan dari hasil
penelitian.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kuantitatif, bertujuan
untuk menggambarkan suatu keadaan secara objektif menggunakan angka. Data
yang diambil dalam penilitian ini yaitu performa ayam broiler meliputi bobot ratarata,
konversi
pakan
(FCR),
mortalitas,
dan
Indeks
Performa
(IP),
Kemudian
untuk
perhitungan
anaIisis usaha yaitu meIiputi biaya produksi, penerimaan,
keuntungan, BEP, R/C ratio, dan ROI.
Hasil penelitian menujukkan performa ayam broiler dengan penggunaan
slat plastik selama empat periode diperoleh nilai ABW sebesar 2,441 kg lebih tinggi
dibandingkan standar 2,226 kg. Nilai FCR 1,72 lebih tinggi dari standar 1,52 dan
mortalitas 7,8% lebih tinggi dari standar 5%, menunjukkan adanya masalah
lingkungan kandang yang tidak nyaman dan tantangan dalam manajemen
brooding. Nilai IP 349 tergolong baik, meskipun masih diperlukan perbaikan pada
efisiensi pakan dan pengendalian mortalitas. Secara finansial, penggunaan slat
plastik menguntungkan, nilai BEP harga Rp 17.972/kg di bawah harga jual Rp
20.000/kg. Nilai R/C ratio >1,11 dan B/C ratio >0,11 menandakan usaha layak
dijalankan dan menguntungkan.