Abstract:
Penelitian ini berjudul Pemanfaatan Fermentasi Limbah Rumah Tangga
dan Limbah Susu Cair untuk Meningkatkan Bobot Panen Serta Kandungan
Protein Maggot BSF (Black Soldier Fly). Meningkatnya populasi penduduk,
jumlah limbah organik yang belum dimanfaatkan secara optimal juga mengalami
peningkatan. Limbah rumah tangga dan limbah susu cair kaya akan nutrisi,
sehingga berpotensi menjadi pakan alternatif bagi ternak. Tujuan utama dari
penelitian ini adalah untuk menganalisis proses fermentasi kedua jenis limbah
tersebut, mengevaluasi dampaknya terhadap bobot panen dan kandungan protein
maggot BSF, serta mengkaji aspek finansial dari penggunaan pakan hasil
fermentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fermentasi limbah rumah tangga
menghasilkan pakan yang memiliki tekstur lebih lunak dan lebih disukai oleh
maggot dibandingkan dengan pakan yang terbuat dari fermentasi limbah susu cair,
yang lebih cair. Maggot yang diberi pakan dari limbah rumah tangga menunjukkan
bobot panen yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan maggot yang
diberi pakan dari limbah susu cair. Meskipun demikian, tidak ada perbedaan
signifikan pada kandungan protein kedua jenis maggot tersebut. Dari analisis
finansial, didapatkan bahwa budidaya maggot dengan pakan hasil fermentasi
limbah rumah tangga lebih menguntungkan secara ekonomi, terbukti dari nilai
Break Event Point (BEP) yang lebih rendah dan rasio Revenue/Cost (R/C) yang
lebih tinggi.
Temuan penelitian ini menawarkan alternatif dalam pengelolaan limbah
organik sebagai pakan yang ramah lingkungan dan ekonomis dalam budidaya
maggot BSF. Hal ini dapat berkontribusi pada pengurangan dampak lingkungan
akibat penumpukan limbah. Selain itu, maggot yang dihasilkan dapat menjadi
sumber protein berkualitas tinggi yang bermanfaat dalam industri pakan ternak.