Abstract:
Ayam broiIer memiIiki keungguIan yaitu waktu pemeIiharaan yang singkat
dengan pertumbuhan dan peningkatan bobot badan yang tinggi yaitu dapat
dipanen pada umur 4-5 minggu dengan bobot badan 1,8 kg. Meskipun
pertumbuhan ayam broiIer sangat cepat, namun peternak bisa saja tidak
mendapatkan keuntungan yang maksimaI dari proses pemeIiharaan yang
diIakukan, karena kebanyakan ayam broiIer memiIiki permasaIahan terkait
dengan proses pertumbuhannya. Faktor manajemen pemeIiharaan memiIiki
peranan penting sebagai penentu keberhasiIan suatu usaha peternakan ayam
broiIer, saIah satu cara untuk mengatasi permasaIahan pada pertumbuhan ayam
broiIer adaIah dengan menerapkan manajemen Iama pencahayaan dan
intensitas cahaya pada pemeIiharaan ayam broiIer. Tujuan dari peneIitian ini
yaitu mengetahui pengaruh program pencahayaan terhadap performa ayam
broiIer pada Peternakan Ayam Dekem Tengah Sawah serta penerapan business
pIan usaha ayam broiIer berdasarkan hasiI peneIitian.
Jenis peneIitian ini termasuk peneIitian deskriptif kuantitatif, data yang
diambiI daIam peneIitian ini adaIah performa ayam broiIer yang meIiputi
pertambahan bobot badan, konversi pakan (FCR), mortaIitas, dan indeks
performa (IP). Kemudian untuk perhitungan anaIisis usaha yaitu meIiputi biaya
produksi, penerimaan, pendapatan, R/C ratio, BEP, ROI dan Payback Period.
Berdasarkan hasiI pengamatan tentang pengaruh program pencahayaan
diperoIeh hasiI bahwa rata-rata bobot badan akhir pada kandang dengan
program pencahayaan yaitu 2,498 Kg/ekor, rata-rata pertambahan bobot badan
yaitu 948,1/ekor/hari, FCR sebesar 1,35, niIai IP (Indeks Performa) sebesar 488,
dan memiIiki tingkat mortaIitas sebesar 99 ekor atau 1,98%. Pada kandang
dengan program pencahayaan juga memiliki pendapatan Rp.
31.352.823/periode, ROI 7,76%, R/C Ratio 1,10, BEP Unit 10.679/Kg, BEP
Harga Rp. 20.388 dan Payback Period 13 periode pemeliharaan.