Abstract:
Sapi potong merupakan sapi yang diternakan khusus untuk diambil
dagingnya dengan pertumbuhan yang cepat dan struktur tubuh yang
besar. Upaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas daging sapi
potong secara optimal memerlukan pemeliharaan budidaya sapi potong
yang baik atau dikenal sebagai Good Farming Practice (GFP). Tujuan
penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan penerapan Good Farming
Practice (GFP), menganalisis kelayakan usaha pemeliharaan sapi potong
di Kelompok Ternak Banjar Tani 2 dan memperoleh bahan dalam
pembuatan Businnes Plan penggemukan sapi potong berdasarkan GFP.
Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan
tabulasi silang (Crosstab). Hasil penelitian menyatakan bahwa Penerapan
Good Farming Practices (GFP) yang dinilai dari 30 orang peternak yang
berasal dari Kelompok Ternak Banjar Tani 2 diperoleh nilai yaitu 772,8
dengan Predikat Tidak Diterapkan. Analisa Kelayakan usaha didapatkan
hasil R/C Ratio yang diperoleh yaitu 1,44, kemudian Nilai B/C Ratio yang
diperoleh yaitu 0,44 dengan nilai Profit yaitu Rp.18.140.437. BEP unit
yang didapat yaitu 2 ekor dan BEP harga yang didapatkan yaitu Rp.
14.602.795. Berdasarkan penelitian didapatkan hasil business plan untuk
Lokantara Ranch dengan biaya produksi Rp. 238.616.200, penerimaan
Rp. 270.000.000 dan kentungan Rp. 31.383.800.