Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif suplementasi
asam butirat dalam air minum terhadap performa produksi dan IOFC ayam broiler.
Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan dua perlakuan, yakni P0
sebagai kontrol tanpa pemberian asam butirat dan P1 yang diberikan asam butirat
sebanyak 0,1 gram per kilogram bobot badan, yang di diberikan melalui air minum
pada fase pre-starter umur 1 hingga 14 hari. Data penelitian ini dianalisis
menggunakan metode analisis deskriptif untuk menggambarkan karakteristik,
serta uji t-test independen sample guna membandingkan perbedaan rata-rata
antara dua perlakuan yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P1
memberikan hasil terbaik dengan tingkat mortalitas rendah sebesar 2%, konsumsi
pakan yang lebih efisien yaitu lebih rendah 10 hingga 16,3 gr/ekor/minggu,
meningkatkan pertambahan bobot badan lebih tinggi 8,7 hingga 36,4
gr/ekor/minggu, menurunkan nilai konversi pakan menjadi 1,57, serta
menghasilkan nilai indeks performa sebesar 408 (>400), yang menunjukkan
perfoma produksi sangat baik. Pemberian asam butirat juga mampu meningkatkan
IOFC sebesar Rp. 20.032 per ekor, dengan BEP produksi sebesar 1,81 kg/ekor,
BEP harga Rp. 16.651/kg, serta nilai R/C ratio sebesar 1,24. Hasil ini menunjukkan
bahwa suplementasi asam butirat sebanyak 0,1 gr/kg bobot badan dalam air
minum ayam broiler efektif dalam meningkatkan performa produksi dan IOFC serta
memberikan keuntungan ekonomi yang lebih tinggi bagi peternak.