Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai ekonomis pengaruh substitusi
tepung Azolla terhadap performa ayam layer pejantan fase finisher di Kecamatan
Lawang, Kabupaten Malang. Ayam layer pejantan merupakan hasil samping dari
industri ayam petelur yang berpotensi sebagai sumber alternatif protein hewani.
Namun, tingginya biaya pakan yang mencapai 60–70% dari total biaya produksi
menjadi tantangan utama dalam usaha peternakan. Oleh karena itu, pemanfaatan
tepung Azolla tumbuhan air yang kaya protein, vitamin, dan serat kasar dilakukan
sebagai bahan pakan alternatif guna menekan biaya tanpa mengurangi performa
ternak. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan pendekatan eksperimen
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), melibatkan 120 ekor ayam layer
pejantan yang dibagi ke dalam empat perlakuan (0%, 2%, 4%, dan 6% tepung
Azolla) dan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi konsumsi pakan,
pertambahan bobot badan, Feed Conversion Ratio (FCR), dan Income Over Feed
Cost (IOFC). Hasil menunjukkan bahwa perlakuan P2 (4% tepung Azolla)
memberikan hasil terbaik dengan bobot badan akhir mencapai 900 gram/ekor,
FCR sebesar 2,08, dan IOFC sebesar Rp22.781/ekor. Analisis finansial
menunjukkan bahwa usaha dengan perlakuan P2 layak untuk dikembangkan
dengan nilai R/C Ratio >1 dan B/C Ratio >0. Dengan demikian, substitusi tepung
Azolla sebesar 4% dalam pakan ayam layer pejantan terbukti meningkatkan
efisiensi pakan, performa ternak, dan kelayakan usaha secara ekonomi.