Abstract:
Penelitian ini mengevaluasi penerapan pakan Total Mixed Ration
(TMR) berbasis bahan lokal—silase Pakchong dan konsentrat Indigofera—
terhadap produktivitas domba Cross Awassi fase laktasi di Peternakan UD
Kambing Burja, Malang. Percobaan dilakukan dengan dua perlakuan: pakan
konvensional (P0) dan pakan TMR (P1), masing-masing dengan tiga ekor
domba.
Hasil menunjukkan bahwa kelompok TMR (P1) pada awal laktasi
mampu memicu produksi susu yang relatif lebih tinggi dibanding kontrol,
menunjukkan respon cepat terhadap kandungan nutrisi yang lebih seimbang.
Namun, seiring waktu produksi susu P1 mengalami penurunan dan pada
periode berikutnya produksi susu harian P0 tetap lebih tinggi dan lebih stabil.
Di sisi lain, konsumsi pakan dan efisiensi pakan kelompok P1 lebih baik
dibanding P0. Analisis Income Over Feed Cost (IOFC) juga memperlihatkan
bahwa nilai IOFC P0 lebih stabil pada beberapa periode pengamatan.
Meskipun hasilnya bervariasi, inovasi TMR berbasis bahan lokal ini tetap
memiliki potensi pengembangan, terutama dengan evaluasi formulasi yang
lebih tepat agar performa awal dapat dipertahankan lebih lama.