ANALISIS PEMBERIAN PAKAN SELF MIXING TERHADAP USAHA ITIK HIBRIDA PEDAGING DI PETERNAKAN BUDI JAYA FARM BLITAR

Show simple item record

dc.contributor.author Alawi, Isa Nur Aldin Ahmad
dc.date.accessioned 2026-04-24T14:39:52Z
dc.date.available 2026-04-24T14:39:52Z
dc.date.issued 2025-10-20
dc.identifier.other L.310
dc.identifier.uri https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2119
dc.description.abstract Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas penggunaan dua jenis pakan self mixing pada usaha peternakan itik hibrida di Budi Jaya Farm, Blitar. Tujuannya adalah untuk membandingkan performa ternak serta kelayakan finansial antara pakan self mixing yang biasa digunakan peternak dan pakan self mixing baru yang diformulasikan berdasarkan prinsip nutrisi yang lebih tepat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan uji-t sebagai alat analisis data, serta observasi langsung. Sampel terdiri dari 200 ekor itik hibrida yang dibagi ke dalam dua perlakuan pakan berbeda. Data primer dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap parameter performa seperti bobot akhir, konsumsi pakan, FCR (Feed Conversion Ratio), IP (Indeks Performance), dan mortalitas. Untuk analisis finansial, dihitung komponen biaya produksi, penerimaan, keuntungan, R/C ratio, Break Even Point (BEP), dan Return on Investment (ROI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan self mixing baru (P2) yang terdiri dari tepung sisa terigu, kebi, bekatul kasar, konsentrat babi KGP 709, fat powder, tepung indigofera, dan kapur memiliki kandungan nutrisi yang lebih seimbang dan sesuai kebutuhan itik fase grower. Itik yang diberi pakan P2 menunjukkan performa lebih baik dengan bobot rata-rata 1,78 kg dibandingkan 1,73 kg pada P1. Nilai FCR lebih rendah pada P2 (menandakan efisiensi pakan lebih tinggi), IP lebih tinggi, dan tingkat mortalitas juga lebih rendah. Dari sisi finansial, pakan P2 memberikan nilai ROI sebesar 13,36% (lebih tinggi dari P1 sebesar 11,12%), serta R/C ratio sebesar 1,22 menunjukkan bahwa setiap pengeluaran Rp 1 menghasilkan Rp 1,22 penerimaan. BEP harga turun dari Rp 24.900 (P1) menjadi Rp 24.600 (P2), menunjukkan efisiensi biaya produksi yang lebih baik. en_US
dc.publisher Polbangtan Malang en_US
dc.relation.ispartofseries Tugas Akhir;L.310-25174
dc.subject Self Mixing, pakan ternak, itik hibrida pedaging en_US
dc.title ANALISIS PEMBERIAN PAKAN SELF MIXING TERHADAP USAHA ITIK HIBRIDA PEDAGING DI PETERNAKAN BUDI JAYA FARM BLITAR en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

  • TA 2025
    Tugas Akhir Mahasiswa Lulusan 2025

Show simple item record

Cari


Advanced Search

Browse

My Account