PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS PADA BUDIDAYA SAPI PERAH ORGANIK DAN SAPI PERAH NON ORGANIK DI KECAMATAN TUTUR KABUPATEN PASURUAN

Show simple item record

dc.contributor.author Mafaza, M Zidna Kurnia
dc.date.accessioned 2026-01-16T12:01:30Z
dc.date.available 2026-01-16T12:01:30Z
dc.date.issued 2025-10-20
dc.identifier.other L.310
dc.identifier.uri https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2060
dc.description.abstract Budidaya sapi perah merupakan sektor penting dalam pemenuhan kebutuhan susu nasional, namun produksi dalam negeri masih belum mencukupi sehingga impor masih dibutuhkan. Dua sistem budidaya yang berkembang adalah sistem non organik dan organik, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Sistem non organik umumnya lebih produktif namun bergantung pada bahan kimia, sedangkan sistem organik lebih ramah lingkungan dan menekankan kesejahteraan hewan. Kecamatan Tutur di Kabupaten Pasuruan merupakan wilayah dengan populasi sapi perah tinggi yang telah menerapkan kedua sistem budidaya tersebut, namun hingga kini belum ada data yang membandingkan produktivitas dan biaya dari keduanya secara langsung. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran objektif mengenai perbandingan kedua sistem budidaya sapi perah. Tujuan penelitian ini adalah 1) Menganalisis budidaya Sapi perah organik dan sapi perah non organik di Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan, 2) Menganalisis perbandingan hasil produktivitas pada budidaya sapi perah organik dan sapi perah non organik di Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan, 3) Menganalisis perbandingan biaya pada budidaya sapi perah organik dan sapi perah non organik di Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan, 4) Menyusun rancangan penyuluhan tentang peningkatan pengetahuan peternak terhadap perbandingan produktivitas serta biaya pada budidaya sapi perah organik dan non organik di Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-Maret 2025. Penelitian ini menggunakan metode surve dengan teknik pengumpulan data wawancara, dan observasi. Populasi dalam penelitian ini yaitu sapi perah organik dan non organik di Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan. Penetapan sampel produktivitas dan biaya pada penelitian ini menggunakan Purposive sampling, dengan kriteria 1) Minimal laktasi ke-3 pada sapi perah organik dan non organik, 2) Sapi yang sudah terkonversi organik sejak 2022, 3) Sapi perah yang tidak mempunyai riwayat penyakit yang mempengaruhi produksi susu secara signifikan. Didapatkan sampel berjumlah 25 ekor sapi untuk perbandingan produktivitas serta 1 farm organik dan 1 farm non organik untuk perbandingan biaya, dengan kriteria 1) Jumlah sapi yang sama, 2) Luas lahan kandang yang sama, 3) Jumlah kepemilikan alat kandang yang sama. Berdasarkan hasil penelitian mengenai perbandingan produktivitas pada budidaya sapi perah organik dan sapi perah non organik di Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, dapat disimpulkan bahwa sistem budidaya sapi perah organik memiliki keunggulan dalam hal produktivitas dibandingkan sistem non organik. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata produksi susu harian yang lebih tinggi pada sapi organik di setiap periode laktasi, yaitu sebesar 13,3 liter (laktasi 1), 15,2 liter (laktasi 2), dan 17 liter (laktasi 3), sedangkan pada sistem non organik masingmasing sebesar 12,7 liter, 14,8 liter, dan 16,2 liter. Meskipun secara statistik melalui uji t pada laktasi 1 dan laktasi 2 tidak ditemukan perbedaan yang signifikan (p > 0,05), namun pada laktasi ke-3 hasil uji t menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik antara kedua sistem budidaya tersebut. Hasil deskriptif juga menunjukkan tren produktivitas yang konsisten lebih tinggi pada sistem organik. Selain itu, konversi dari sistem non organik ke organik menunjukkan peningkatan produktivitas rata-rata dari 13,5 liter menjadi 14,4 liter per ekor per hari, meskipun perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik. Dari sisi biaya, budidaya organik memiliki total pengeluaran yang lebih rendah dibandingkan sistem non organik, terutama disebabkan oleh efisiensi penggunaan konsentrat organik serta pakan tambahan dengan harga yang lebih efisien. en_US
dc.publisher Polbangtan Malang en_US
dc.relation.ispartofseries Tugas Akhir;L.310-25113
dc.subject Sapi perah organik, sapi perah non organik, produktivitas, budidaya sapi perah en_US
dc.title PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS PADA BUDIDAYA SAPI PERAH ORGANIK DAN SAPI PERAH NON ORGANIK DI KECAMATAN TUTUR KABUPATEN PASURUAN en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

  • TA 2025
    Tugas Akhir Mahasiswa Lulusan 2025

Show simple item record

Cari


Advanced Search

Browse

My Account