PENYULUHAN APLIKASI NANOBIOPESTISIDA DAUN AFRIKA (VERNONIA AMYGDALINA) UNTUK PENGENDALIAN ULAT DAUN (PLUTELLA XYLOSTELLA) PADA BUNGA KOL (BRASSICA OLERACEA) DI DESA TAWANGARGO KECAMATAN KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG

Show simple item record

dc.contributor.author Wati, Sinta Rahma
dc.contributor.author Purwanti, Eny Wahyuning
dc.contributor.author Kurniasari, Irianti
dc.date.accessioned 2026-09-21T03:18:43Z
dc.date.available 2026-09-21T03:18:43Z
dc.date.issued 2026-09-21
dc.identifier.other L.310
dc.identifier.uri https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2166
dc.description.abstract Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya produktivitas bunga kol di Desa Tawangargo akibat serangan ulat daun (Plutella xylostella) dan tingginya penggunaan pestisida kimia. Daun afrika (Vernonia amygdalina) berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan nanobiopestisida karena mengandung senyawa bioaktif yang bersifat insektisida. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui efektivitas nanobiopestisida daun afrika terhadap pengendalian ulat daun, (2) menyusun rancangan penyuluhan aplikasi nanobiopestisida daun afrika, dan (3) mengetahui peningkatan pengetahuan dan sikap petani setelah penyuluhan. Penelitian dilaksanakan di Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Uji efektivitas dilakukan secara in vitro menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan. Parameter yang diamati meliputi mortalitas larva, LC₅₀, LT₅₀, dan aktivitas antifeedant. Data mortalitas dianalisis menggunakan analisis probit, sedangkan aktivitas antifeedant dianalisis menggunakan one-way ANOVA dan uji DMRT taraf 5%. Rancangan penyuluhan disusun berdasarkan hasil penelitian dan diimplementasikan kepada 30 petani Kelompok Tani Amar Tani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nanobiopestisida daun afrika efektif mengendalikan ulat daun (Plutella xylostella). Peningkatan konsentrasi nanobiopestisida meningkatkan mortalitas larva dan aktivitas antifeedant. Konsentrasi 24% menghasilkan mortalitas dan aktivitas antifeedant tertinggi, sedangkan konsentrasi 6% memberikan nilai LT₅₀ tercepat. Nilai LC₅₀ menurun seiring bertambahnya waktu pengamatan, menunjukkan bahwa semakin lama waktu paparan, semakin rendah konsentrasi yang dibutuhkan untuk menyebabkan kematian 50% larva. Hasil evaluasi penyuluhan mampu meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif petani terhadap penggunaan nanobiopestisida daun afrika sebagai alternatif pengendalian ulat daun. en_US
dc.publisher Polbangtan Malang en_US
dc.relation.ispartofseries Tugas Akhir;L.310-26027
dc.subject Nanobiopestisida, daun afrika, Plutella xylostella, bunga kol, penyuluhan. en_US
dc.title PENYULUHAN APLIKASI NANOBIOPESTISIDA DAUN AFRIKA (VERNONIA AMYGDALINA) UNTUK PENGENDALIAN ULAT DAUN (PLUTELLA XYLOSTELLA) PADA BUNGA KOL (BRASSICA OLERACEA) DI DESA TAWANGARGO KECAMATAN KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

  • TA 2026
    Tugas Akhir Mahasiswa Lulusan 2026

Show simple item record

Cari


Advanced Search

Browse

My Account