PENINGKATAN MUTU DAN NILAI USAHA CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.) MELALUI EDIBLE COATING BERBASIS PATI KULIT SINGKONG DAN OKRA

Show simple item record

dc.contributor.author Yogama, Valda Raditya Mahadi
dc.contributor.author Kurniasari, Irianti
dc.contributor.author Pratiwi, Arum
dc.date.accessioned 2026-09-17T03:24:51Z
dc.date.available 2026-09-17T03:24:51Z
dc.date.issued 2026-09-17
dc.identifier.other L.310
dc.identifier.uri https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2161
dc.description.abstract Tingginya kehilangan mutu cabai rawit pascapanen akibat susut bobot, kerusakan fisik, dan penurunan kesegaran yang berdampak pada rendahnya nilai jual produk. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edible coating berbasis pati kulit singkong dan okara terhadap mutu cabai rawit, mengevaluasi kelayakan finansial penerapannya, serta menyusun model bisnis dan strategi diseminasi inovasi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan enam ulangan. Perlakuan terdiri atas kontrol (P1) dan tiga formulasi edible coating (P2, P3, dan P4). Aplikasi dilakukan dengan metode pencelupan (dip coating) dan penyimpanan selama tujuh hari pada suhu ruang. Parameter yang diamati meliputi susut bobot, tingkat kerusakan, kekerasan, warna, aroma, dan kilap permukaan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut DMRT 5%. Analisis ekonomi dilakukan menggunakan indikator PP, BEP, ROI, R/C Ratio, B/C Ratio, dan HPP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edible coating berbasis pati kulit singkong dan okara berpengaruh nyata terhadap susut bobot, tingkat kerusakan, kekerasan, warna, dan kilap permukaan, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap aroma. Perlakuan terbaik adalah P4 (pati 8 g, okara 2,5 g, gliserol 0,5 g, dan sorbitol 0,5 g) dengan susut bobot 13,27%, tingkat kerusakan 4,23%, kekerasan 1,644 kgf, skor warna 16,83, kilap permukaan 3,84, dan aroma 3,99. Dari aspek ekonomi, perlakuan P4 memberikan hasil paling layak dengan PP 8 bulan, BEP harga Rp30.941/kg, BEP produksi 2.300 kg, ROI 13%, R/C Ratio 1,13, B/C Ratio 0,13, dan HPP Rp30.941/kg. Implementasi hasil penelitian dilakukan melalui penyusunan Business Model Canvas usaha packing house mikro “Vegebest” dan diseminasi melalui media TikTok. Seluruh konten yang dipublikasikan berhasil melampaui target, yaitu lebih dari 5.000 tayangan, 500 likes, 19 komentar, dan 12 kali dibagikan. Penelitian menyimpulkan bahwa edible coating berbasis pati kulit singkong dan okara efektif meningkatkan mutu pascapanen cabai rawit sekaligus layak diterapkan secara ekonomis, dengan formulasi P4 sebagai perlakuan terbaik. Penelitian selanjutnya disarankan mengembangkan formulasi yang mampu mempertahankan aroma serta mengkaji metode aplikasi yang lebih efisien untuk skala komersial. en_US
dc.publisher Polbangtan Malang en_US
dc.relation.ispartofseries Tugas Akhir;L.310-26031
dc.subject Cabai rawit, edible coating, pati kulit singkong, okra en_US
dc.title PENINGKATAN MUTU DAN NILAI USAHA CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.) MELALUI EDIBLE COATING BERBASIS PATI KULIT SINGKONG DAN OKRA en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

  • TA 2026
    Tugas Akhir Mahasiswa Lulusan 2026

Show simple item record

Cari


Advanced Search

Browse

My Account