| dc.description.abstract |
Domba Awassi merupakan salah satu jenis domba unggul yang dikenal
memiliki produktivitas susu tinggi dan kemampuan adaptasi yang baik. Pada fase
akhir laktasi, kebutuhan nutrisi meningkat untuk mempertahankan produksi susu
dan kondisi tubuh. Namun, hasil pengamatan di Peternakan UD. Kambing Burja
menunjukkan performa domba masih kurang optimal akibat ketidakseimbangan
ransum. Salah satu solusi yang diterapkan adalah penggunaan pakan Total Mixed
Ration (TMR) dengan penambahan Corn Gluten Meal (CGM), sebagai sumber
protein tinggi dan protein bypass untuk meningkatkan ketersediaan nutrisi pada
ternak laktasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas nutrisi dari pakan
TMR dan mengevaluasi pengaruh penambahan CGM dalam formulasi TMR
terhadap konsumsi bahan kering, pertambahan bobot badan, produksi susu, Feed
Conversion Ratio (FCR), Income Over Feed Cost (IOFC), dan kualitas susu pada
domba cross Awassi fase akhir laktasi. Metode penelitian yang digunakan adalah
eksperimen menggunakan tiga ekor domba laktasi yang masing-masing menerima
dua jenis perlakuan pakan, yaitu TMR non-CGM dan TMR CGM. Hasil analisis
kandungan nutrisi menunjukkan bahwa TMR memiliki kualitas yang cukup baik,
meskipun kandungan protein kasar masih berada di bawah standar yang
direkomendasikan oleh NRC (2007). Analisis statistik menunjukkan bahwa tidak
terdapat perbedaan yang signifikan (p>0,05) antara kedua perlakuan terhadap
seluruh parameter yang diamati. Namun, secara deskriptif, perlakuan TMR dengan
CGM menunjukkan tren peningkatan performa, yang meliputi konsumsi bahan
kering sebesar 2,09 kg/ekor/hari, pertambahan bobot badan harian mencapai
40,48 g/ekor/hari. produksi susu sebesar 0,67 liter/ekor/hari, dan efisiensi FCR
sebesar 3,27. |
en_US |