| dc.description.abstract |
Peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam bidang peternakan unggas
merupakan aspek krusial dalam menghadapi tantangan sistem pemeliharaan
modern, seperti kandang closed house. Untuk memastikan tenaga kerja yang
kompeten, pemerintah menetapkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia
(SKKNI) Nomor 321 Tahun 2017 yang ditujukan bagi kepala kandang ayam
pedaging. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat penerapan kompetensi
inti dan kompetensi pilihan sebagaimana tercantum dalam SKKNI tersebut pada
kepala kandang ayam broiler. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
kuantitatif dengan pendekatan studi kasus di beberapa peternakan ayam broiler
yang berada di wilayah Kabupaten Probolinggo. Data dikumpulkan melalui teknik
observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada kepala
kandang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi inti kepala kandang
berada pada kategori cukup diterapkan, terutama pada aspek biosekuriti, dan
keselamatan kerja, meskipun belum optimal pada aspek manajerial dan
pengorganisasian kerja. Sementara itu, kompetensi pilihan yang meliputi
pengelolaan teknis pemeliharaan ayam, seperti persiapan kandang, pemberian
pakan, hingga proses panen, telah diterapkan dengan sangat baik sesuai standar
yang ditetapkan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan SKKNI di tingkat
kepala kandang memiliki kontribusi penting terhadap efektivitas manajemen
peternakan broiler. |
en_US |