STUDI KOMPARATIF EFEKTIVITAS METODE PENYULUHAN KONVENSIONAL DIBANDINGKAN METODE PENYULUHAN DIGITAL DALAM PROGRAM PENYULUHAN PERTANIAN DI KABUPATEN PASURUAN

Show simple item record

dc.contributor.author Ardi, Muhammad Bayu
dc.date.accessioned 2026-04-01T02:54:19Z
dc.date.available 2026-04-01T02:54:19Z
dc.date.issued 2025-10-10
dc.identifier.other L.310
dc.identifier.uri https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2102
dc.description.abstract Penyuluhan pertanian yang selama ini dilakukan secara konvensional kerap terkendala jarak, waktu, dan biaya, sehingga penyampaian informasi kepada seluruh petani belum optimal. Perkembangan teknologi informasi membuka peluang penerapan metode penyuluhan digital yang mampu menjangkau sasaran lebih luas dengan waktu dan sumber daya yang lebih efisien. Namun, kajian komprehensif yang membandingkan efektivitas kedua metode tersebut, terutama pada aspek pengetahuan, keterampilan, produktivitas, dan kepuasan petani, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas metode penyuluhan konvensional dan digital dalam program penyuluhan pertanian di Kabupaten Pasuruan. Pendekatan yang digunakan adalah mixed methods dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada penyuluh pertanian. Populasi penelitian mencakup seluruh penyuluh pertanian di Kabupaten Pasuruan, dengan penentuan sampel menggunakan teknik cluster sampling berdasarkan topografi, sehingga diperoleh 55 responden dari 12 Balai Penyuluhan Pertanian. Indikator penelitian meliputi: (1) tingkat pengetahuan petani, (2) penerapan praktik pertanian, (3) produktivitas pertanian, dan (4) kepuasan petani terhadap metode penyuluhan. Analisis data dilakukan menggunakan paired sample t-test. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p < 0,05 pada seluruh indikator, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua metode. Pada desain penyuluhan digital, hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 30%, keterampilan 82%, dan sikap 80%. Pemanfaatan fitur Komunitas pada aplikasi WhatsApp mempermudah distribusi materi, diskusi interaktif, serta kolaborasi antarpenyuluh, meskipun masih terkendala kualitas jaringan internet dan perbedaan tingkat literasi digital. Secara keseluruhan, metode penyuluhan digital terbukti lebih efektif dibandingkan metode konvensional dalam meningkatkan kapasitas petani, dan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai media penyuluhan berkelanjutan. en_US
dc.publisher Polbangtan Malang en_US
dc.relation.ispartofseries Tugas Akhir;L.310-25020
dc.subject Efektivitas, Penyuluhan Digital, Penyuluhan Konvensional, Whatsapp en_US
dc.title STUDI KOMPARATIF EFEKTIVITAS METODE PENYULUHAN KONVENSIONAL DIBANDINGKAN METODE PENYULUHAN DIGITAL DALAM PROGRAM PENYULUHAN PERTANIAN DI KABUPATEN PASURUAN en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

  • TA 2025
    Tugas Akhir Mahasiswa Lulusan 2025

Show simple item record

Cari


Advanced Search

Browse

My Account