KOMPETENSI PETERNAK DALAM PENERAPAN PRINSIP KESEJAHTERAAN HEWAN PADA TERNAK SAPI PERAH DI KELOMPOK TANI SUMBER TANI DESA SUMBERPITU KECAMATAN TUTUR KABUPATEN PASURUAN

Show simple item record

dc.contributor.author Rohib, Uyen Nur
dc.date.accessioned 2026-02-20T04:21:15Z
dc.date.available 2026-02-20T04:21:15Z
dc.date.issued 2025-10-20
dc.identifier.other L.310
dc.identifier.uri https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2079
dc.description.abstract Prinsip kesejahteraan hewan atau yang dikenal dengan Animal Welfare mencangkup kesehatan fisik, mental, dan kenyamanan hewan, termasuk terpenuhinya kebutuhan dasar hewan seperti bebas dari rasa lapar, haus, sakit, ketakutan, serta kemampuan untuk mengekspresikan perilaku alaminya. Penerapan prinsip kesejahteraan hewan dalam usaha peternakan sapi perah berkontribusi terhadap peningkatan produksi dan kualitas susu, efisiensi ekonomi, serta terjaminnya kesejahteraan ternak yang lebih baik. Namun, peternak yang tergabung dalam Kelompok Tani Sumber Tani masih belum sepenuhnya memahami dan menerapkan prinsip ini secara optimal karena keterbatasan kompetensi yang dimiliki. Kompetensi tersebut mencangkup pengetahuan, keterampilan, sikap, dan perilaku dalam menjalankan usaha peternakannya. Kurangnya kompetensi tersebutlah yang menyebabkan rendahnya penerapan prinsip kesejahteraan hewan pada ternak sapi perah di kelompok tani tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi kompetensi awal peternak dalam penerapan prinsip kesejahteraan hewan pada ternak sapi perah, menyusun rancangan penyuluhan, dan menilai peningkatan kompetensi peternak setelah dilakukannya penyuluhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan mengukur kompetensi peternak di Kelompok Tani Sumber Tani menggunakan instrumen observasi penelitian. Penetapan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode total sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang peternak anggota Kelompok Tani Sumber Tani. Hasil dari penelitian ini menunjukkan jika seluruh peternak di Kelompok Tani Sumber Tani awalnya belum ada yang kompeten dalam menerapkan prinsip kesejahteraan hewan pada ternak sapi perah, karena belum memenuhi 60 Kriteria Unjuk Kerja (KUK) yang ditetapkan. Setelah dilakukannya penyuluhan, terjadi peningkatan kompetensi peternak, di mana 8 orang (26,6%) dari 30 orang peternak dinyatakan kompeten. Meskipun peningkatannya belum signifikan, hasil tersebut mengindikasikan bahwa mayoritas peternak masih memerlukan waktu dan pembelajaran yang lebih lanjut agar dapat memahami dan menerapkan prinsip kesejahteraan hewan dengan optimal. en_US
dc.publisher Polbangtan Malang en_US
dc.relation.ispartofseries Tugas Akhir;L.310-25124
dc.subject Kompetensi peternak, kesejahteraan hewan, sapi perah en_US
dc.title KOMPETENSI PETERNAK DALAM PENERAPAN PRINSIP KESEJAHTERAAN HEWAN PADA TERNAK SAPI PERAH DI KELOMPOK TANI SUMBER TANI DESA SUMBERPITU KECAMATAN TUTUR KABUPATEN PASURUAN en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

  • TA 2025
    Tugas Akhir Mahasiswa Lulusan 2025

Show simple item record

Cari


Advanced Search

Browse

My Account