PENERAPAN GOOD DAIRY FARMING PRACTICES (GDFP) PADA PETERNAKAN SAPI PERAH DI KECAMATAN KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG JAWA TIMUR

Show simple item record

dc.contributor.author Al Rosyid, Rama Dhanti Bintang
dc.date.accessioned 2026-02-19T02:55:36Z
dc.date.available 2026-02-19T02:55:36Z
dc.date.issued 2025-10-20
dc.identifier.other L.310
dc.identifier.uri https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2073
dc.description.abstract Sapi perah merupakan sumber utama susu dengan kandungan nutrisi penting, namun produksi susu di Jawa Timur mengalami penurunan akibat wabah PMK, termasuk di Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Penurunan ini diperparah oleh kurangnya regenerasi peternak muda dan rendahnya penerapan praktik beternak yang baik. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan penerapan Good Dairy Farming Practices (GDFP) yang mencakup aspek kesehatan hewan, nutrisi, kebersihan, kesejahteraan ternak, lingkungan, serta manajemen sosial ekonomi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan GDFP dan tingkat motivasi peternak di Kecamatan Karangploso serta memberikan rekomendasi peningkatan praktik usaha melalui edukasi dan penyuluhan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2024-Februari 2025 di Kecamatan Karangploso Kabupaten malang. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Instrumen utama berupa kuesioner yang disusun berdasarkan enam aspek utama GDFP menurut FAO (2011), yaitu kesehatan hewan, nutrisi, kesejahteraan hewan, kebersihan pemerahan, lingkungan, dan manajemen sosial ekonomi. Populasi pada penelitian ini adalah 210 peternak sapi perah dengan 34 sampel dengan teknik purposive sampling. Teknik pengujian instrumen dilakukan dengan 2 metode yaitu expert judgement untuk kuesioner GDFP dan uji validitas dan reliabilitas untuk kuesioner motivasi dan pengetahuan. Variabel penelitian ini ada 6 aspek GDFP 3 aspek motivasi ERG 1 aspek pengetahuan yaitu pada tingkat mengingat. Analisis data disini menggunakan pengkelasan interval untuk GDFP, motivasi dan pengetahuan. Uji T juga dilakukan untuk melihat apakah adanya perbedaan yang signifikan setelah dan sebelum dilakukannya penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan GDFP di Kecamatan Karangploso tergolong sedang dengan skor total 54,8. Aspek dengan skor tertinggi meliputi kesejahteraan hewan (16,1), kebersihan pemerahan (12,0), kesehatan hewan (11,5), dan nutrisi (10,2), sementara aspek lingkungan (2,2) dan manajemen sosial ekonomi (4,0) masih rendah dan sedang. Tingkat motivasi peternak berdasarkan teori ERG berada pada kategori kurang termotivasi dengan skor total 35,9. Penyuluhan dirancang berdasarkan prinsip ABCD dengan metode ceramah dan diskusi, serta media berupa power point dan folder, ditujukan kepada 34 peternak. Evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan motivasi peternak (Sig. 0,000 < 0,05), yang membuktikan bahwa penyuluhan GDFP efektif meningkatkan pengetahuan dan motivasi peternak. Sehingga H0 ditolak dan H1 diterima dengan arti bahwa penyuluhan memberikan perbedaan yang signifikan terhadap motivasi dan pengatahuan peternak sapi perah yang ada di Kecamatan Karangploso. en_US
dc.publisher Polbangtan Malang en_US
dc.relation.ispartofseries Tugas Akhir;L.310-25121
dc.subject Good Dairy Farming Practices, sapi perah, penerapan GDFP en_US
dc.title PENERAPAN GOOD DAIRY FARMING PRACTICES (GDFP) PADA PETERNAKAN SAPI PERAH DI KECAMATAN KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG JAWA TIMUR en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

  • TA 2025
    Tugas Akhir Mahasiswa Lulusan 2025

Show simple item record

Cari


Advanced Search

Browse

My Account