MINAT PETERNAK SAPI PERAH TERHADAP BUDIDAYA SAPI PERAH ORGANIK DI DESA SUMBERPITU KECAMATAN TUTUR KABUPATEN PASURUAN

Show simple item record

dc.contributor.author Sasmita, Mardarachmansyah Dwi
dc.date.accessioned 2026-01-17T14:56:12Z
dc.date.available 2026-01-17T14:56:12Z
dc.date.issued 2025-10-20
dc.identifier.other L.310
dc.identifier.uri https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2062
dc.description.abstract Industri sapi perah di Indonesia berperan penting dalam pemenuhan gizi dan ekonomi masyarakat. Kesadaran konsumen terhadap pentingnya pola hidup sehat dan kebutuhan akan produk pangan yang aman dari residu kimia membuat budidaya sapi perah organik hadir sebagai solusi berkelanjutan yang menekankan kesejahteraan hewan, kelestarian lingkungan, dan keamanan pangan, dengan susu organik memiliki kandungan lemak, omega-3, dan antioksidan lebih tinggi serta residu kimia lebih rendah dibanding susu konvensional. Meskipun demikian, adopsi sistem ini masih rendah di Kecamatan Tutur, yaitu hanya 2% peternak yang tersertifikasi organik. Penting untuk mengkaji minat peternak terhadap budidaya organik dan faktor yang memengaruhinya, terutama di wilayah potensial seperti Desa Sumberpitu. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mengetahui minat Peternak sapi perah di Kecamatan Tutur dalam budidaya sapi perah organik, 2) Mengetahui faktor yang mempengaruhi minat peternak sapi perah di kecamatan Tutur dalam budidaya sapi perah organik, 3) Mampu menyusun rancangan penyuluhan tentang budidaya organik untuk menaikkan minat peternak, 4) Dapat mengetahui minat peternak sapi perah di Desa Sumberpitu Kecamatan Tutur setelah dilakukannya penyuluhan. Penelitian ini dilaksanakan pada periode Januari hingga Februari 2025 dengan pendekatankuantitatif dengan metode penelitian survey. Teknik pengambilan data data dilakukan dengan wawancara. Populasi penelitian mencakup 110 peternak sapi perah yang tergabung dalam kelompok aktif di Desa Sumberpitu. Sampel ditentukan secara acak sederhana ( simple random sampling) menggunakan rumus Slovin, sehingga diperoleh 52 responden. Variabel bebas (X) dalam penelitian ini meliputi kepemilikan ternak, tingkat pendidikan, pengetahuan, lama beternak, usia peternak, peran kelompok, serta modal awal usaha, sedangkan variabel terikat (Y) adalah minat peternak. Hasil penelitian didapatkan bahwa kondisi awal minat peternak terhadap budidaya sapi perah organik di Desa Sumberpitu mayoritas pada kategori rendah sebanyak (34%). Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa variabel X secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat peternak (sig. 0,00<0,05), dengan faktor kepemilikan ternak (X1), pengetahuan peternak (X3), dan lama beternak (X4) memberikan pengaruh signifikan secara parsial (X1=0,032; X3=0,000; X4=0,006) dan nilai R Square sejumlah 89,3%. Penyuluhan dilakukan untuk meningkatkan minat dan pengetahuan peternak terhadap budidaya sapi perah organik. Sasaran berjumlah 27 peternak dengan pengetahuan serta minat yang masuk dalam kategori sangat rendah dan rendah. Materi disampaikan melalui ceramah dan diskusi kelompok menggunakan media folder dan proyektor. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peternak sasaran penyuluhan sebesar 78% menuju kategori tinggi dan 15 % sangat tinggi . Minat peternak sapi perah di Desa Sumberpitu berada pada kategori sangat rendah (16 orang) dan rendah (11 orang). Setelah penyuluhan, terjadi peningkatan signifikan, dengan 25 orang berada pada kategori minat tinggi dan 2 orang pada kategori sangat tinggi. en_US
dc.publisher Polbangtan Malang en_US
dc.relation.ispartofseries Tugas Akhir;L.310-25114
dc.subject Sapi perah organik, budidaya sapi perah, minat peternak en_US
dc.title MINAT PETERNAK SAPI PERAH TERHADAP BUDIDAYA SAPI PERAH ORGANIK DI DESA SUMBERPITU KECAMATAN TUTUR KABUPATEN PASURUAN en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

  • TA 2025
    Tugas Akhir Mahasiswa Lulusan 2025

Show simple item record

Cari


Advanced Search

Browse

My Account