PENERAPAN PRINSIP KESEJAHTERAAN HEWAN PADA SAPI PERAH BAGI ANGGOTA GAPOKTAN TANI SEJAHTERA DESA GEGER KABUPATEN TULUNGAGUNG

Show simple item record

dc.contributor.author Ardiansyah, Halim
dc.date.accessioned 2026-01-16T04:05:59Z
dc.date.available 2026-01-16T04:05:59Z
dc.date.issued 2025-10-20
dc.identifier.other L.310
dc.identifier.uri https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2055
dc.description.abstract Susu sapi perah merupakan salah satu produk hasil peternakan yang cukup tinggi peminatnya. Hal ini menjadikan sektor peternakan sapi perah potensial untuk dikembangkan. Peternakan sapi perah di Indonesia umumnya dikelola secara tradisional yang seringkali mengabaikan prinsip kesejahteraan hewan. Penerapan prinsip kesejahteraan hewan dapat meningkatkan kualitas hasil ternak dan produktivitas. Desa Geger memiliki populasi sapi perah yang tinggi dengan produktivitas susu yang sedang mengalami penurunan. Prinsip kesejahteraan hewan yang tidak diterapkan menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi rendahnya produktivitas ternak. Hal ini mendorong perlunya kajian mengenai penerapan prinsip kesejahteraan hewan di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip kesejahteraan hewan pada sapi perah di Gapoktan Tani Sejahtera, mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan prinsip kesejahteraan hewan pada sapi perah di Gapoktan Tani Sejahtera, serta menyusun rancangan, pelaksanaan dan evaluasi penyuluhan tentang penerapan prinsip kesejahteraan hewan pada sapi perah di Gapoktan Tani Sejahtera. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan observasi. Sampel ditentukan dengan metode random sampling dengan rumus slovin yaitu sebanyak 52 responden. Instrumen penelitian diuji dengan metode expert judgement. Analisis regresi linear berganda digunakan untuk menjelaskan pengaruh tingkat pendidikan, umur, lama beternak, jumlah ternak, pengetahuan terhadap penerapan prinsip kesejahteraan hewan. Hasil penelitian menunjukkan kondisi penerapan prinsip kesejahteraan hewan pada sapi perah di Gapoktan Tani Sejahtera berada pada kategori cukup. Umur, jumlah ternak dan pengetahuan peternak merupakan faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kondisi penerapan prinsip kesejahteraan hewan pada sapi perah. Faktor umur berpengaruh negatif, sementara jumlah ternak dan pengetahuan berpengaruh positif. Rancangan penyuluhan disusun dengan memperhatikan faktor umur, jumlah ternak, dan pengetahuan peternak dengan tujuan meningkatkan pengetahuan peternak terhadap penerapan prinsip kesejahteraan hewan. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan dengan metode anjangsana, ceramah, pemutaran video informatif, dan diskusi dengan media penyuluhan PowerPoint (slide materi) dan juga video informatif. Hasil evaluasi penyuluhan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan sasaran sebesar 20,9% setelah diberikan penyuluhan. en_US
dc.publisher Polbangtan Malang en_US
dc.relation.ispartofseries Tugas Akhir;L.310-25079
dc.subject Kesejahteraan Hewan, Sapi Perah, Penyuluhan en_US
dc.title PENERAPAN PRINSIP KESEJAHTERAAN HEWAN PADA SAPI PERAH BAGI ANGGOTA GAPOKTAN TANI SEJAHTERA DESA GEGER KABUPATEN TULUNGAGUNG en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

  • TA 2025
    Tugas Akhir Mahasiswa Lulusan 2025

Show simple item record

Cari


Advanced Search

Browse

My Account