Abstract:
Kajian ini bertujuan untuk mengetahui karateristik peternak dalam manajemen reproduksi sapi perah di KPSP Setia Kawan Nongkojajar Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan, mengetahui hasil evaluasi kualitas pelayanan petugas lapangan terhadap SDM peternak dalam manajemen reproduksi sapi perah, dan mengetahui strategi yang digunakan dalam meningkatkan pelayanan petugas lapangan terhadap SDM peternak dalam manajemen reproduksi sapi perah.
KPSP Setia Kawan Nongkojajar adalah koperasi yang bergerak di bidang pengolahan susu segar dan menjalin kemitraan dengan peternak lokal untuk meningkatkan produktivitas susu dan peternakan. Untuk mendukung hal tersebut, KPSP menyediakan petugas lapangan yang membantu peternak, khususnya dalam peningkatan SDM pada manajemen reproduksi sapi perah. Penelitian ini difokuskan pada masalah manajemen reproduksi sapi perah yang ditandai dengan kawin berulang (repeat breeding), sehingga diperlukan evaluasi terhadap kualitas pelayanan petugas lapangan.
Kajian penelitian ini dilaksanakan pada Januari 2025 – Maret 2025. Penyajian data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Sedangkan, untuk pengumpulan data menggunakan kuisioner dan wawancara untuk memperoleh data primer dan data sekunder. Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui karateristik peternak dalam manajemen reproduksi sapi perah, evaluasi kualitas pelayanan petugas lapangan terhadap SDM peternak dalam manajemen reproduksi sapi perah dan stategi yang digunakan dalam meningkatkan pelayanan petugas lapangan.
Hasil dari penelitian ini adalah karateristik peternak dalam manajemen reproduksi sapi perah yang ada di KPSP Setia Kawan Nongkojajar cukup memuaskan dengan nilai rata mencapai 2.936 dengan persentase 62,4%. Evaluasi kualitas pelayanan petugas lapangan di KPSP Setia Kawan menunjukkan hasil memuaskan pada dimensi bukti fisik (tangibles) (0,132), kehandalan (reliability) (0,180), ketanggapan (responsiveness) (0,292), dan jaminan (assurance) (0,388), namun belum memuaskan pada dimensi empati (empathy) (- 0,275). Analisis IPA, terdapat 3 atribut pada kuadran 1 yang dinilai penting oleh peternak namun belum sesuai harapan, sehingga perlu ditingkatkan. Atribut tersebut yaitu: petugas lapangan cepat tanggap, mendahulukan kepentingan peternak, dan memberikan pelayanan tanpa membeda-bedakan. Berdasarkan hasil analisis IPA pada strategi peningkatan kualitas pelayanan ini kemudian dibuat standar pelayanan petugas lapangan.