| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan mengetahui cara pembuatan POC multibahan
organik, menganalisis pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman
tomat, menganalisis kelayakan usahatani tomat menggunakan POC tersebut,
serta mengetahui peningkatan pengetahuan peserta diseminasi di Kelompok Tani
Sido Rukun 3, Desa Tlogosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Kajian
pembuatan POC menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4
perlakuan (P1–P4) berdasarkan perbedaan rasio bahan penyusun (daun kipait,
daun kaliandra, kulit pisang, urin kambing, rebung bambu) dan 6 ulangan,
sedangkan kajian aplikasi pada tanaman tomat varietas Servo menggunakan
Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan. Data
dianalisis menggunakan ANOVA taraf 95% dan dilanjutkan uji DMRT 5%. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa formulasi P4 menghasilkan kandungan hara makro
tertinggi (N-P-K total 4,70%) dan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap tinggi
tanaman, luas daun, dan bobot buah per tanaman dibandingkan P1, P2, dan P3,
namun tidak berpengaruh nyata terhadap diameter batang dan jumlah buah per
tanaman. Analisis kelayakan usahatani dengan POC P4 pada skala 1.000
tanaman menghasilkan R/C ratio 1,11, B/C ratio 0,11, dan ROI 11,4%, sehingga
usahatani dinilai layak dan menguntungkan. Evaluasi diseminasi kepada 20 petani
Kelompok Tani Sido Rukun 3 menunjukkan peningkatan pengetahuan dengan NGain Score rata-rata 0,799 (kategori tinggi). Dengan demikian, POC multibahan
organik formulasi P4 berpotensi diadopsi secara luas oleh petani tomat sebagai
alternatif pupuk organik ramah lingkungan. |
en_US |