PENYULUHAN PEMBUATAN DODOL SALAK PONDOH (Salacca Edulis Reinw) DI KELOMPOK WANITA TANI ANGGREK DESA WIROTAMAN KECAMATAN AMPELGADING KABUPATEN MALANG

Show simple item record

dc.contributor.author Ananda, Rizka
dc.date.accessioned 2026-04-01T07:08:59Z
dc.date.available 2026-04-01T07:08:59Z
dc.date.issued 2025-10-20
dc.identifier.other L.310
dc.identifier.uri https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2103
dc.description.abstract Secara administratif, Desa Wirotaman memiliki luas wilayah lahan kering mencapai 690.90 Ha dan tanah sawah mencapai 2.00 Ha dibandingkan luas pekarangan 44.60 Ha. Hal ini menunjukan bahwa sebagian besar lahan didominasi oleh bidang pertanian. Desa Wirotaman adalah salah satu Desa di Ampelgading yang di kenal sebagai salah satu central penghasil salak dengan produktifitas tanaman salak yang dipanen yaitu 4 ton/Ha dalam 2 kali panen. Produktifitas yang tinggi 4ton/Ha menjadi masalah, salah satunya yaitu harga jual salak yang mengalami penurunan pada saat musim panen serentak. Pada saat panen raya harga jual salak 1 kg berkisar Rp. 1000,00 sampai Rp. 1.500.00, buah salak yang tidak di kelola dengan baik akan mengalami kerusakan baik secara mekanis, fisiologis, kimiawi maupun mikrobiologis. Hal ini di sebabkan karena salak memiliki kadar air sebesar 78% dan karbohidrat sebesar 20,9% (Priyanti et al., 2017). Faktanya masyarakat Desa Wirotaman belum memanfaatkan buah salak sebagai olahan dodol, karena kurangnya inovasi sampai sekarang salak hanya di jual dalam bentuk segar. Berdasarkan hasil wawancara dengan petani pemanfaatan buah salak kurang optimal sedangkan salak memiliki daya simpan yang relatif rendah sehingga mudah busuk. Hal ini terjadi karena buah salak memiliki laju respirasi yang tinggi dan produksi etilen yang terus berlangsung selama pemanenan jika di simpan terlalu lama, sehingga muncul inovasi diverifikasi olahan salak menjadi dodol. Metode Peìneìlitian eìkspeìrimeìntal meìngadakan peìrcobaan atau eìkspeìrimeìn, untuk meìlakukan teìs hipoteìsis. Suatu eìkspeìrimeìn seìlalu dilakukan dalam kondisi di mana satu atau beìbeìrapa variabeìlnya dapat dikontrol. Kontrol dalam peìneìlitian meìmpunyai dua arti. Kita dapat meìneìntukan, meìnurut tujuan peìneìlitian faktor mana yang ingin kita kontrol, jadi yang beìrsifat teìtap atau konstan. Peìneìlitian eìkspeìrimeìn adalah meìtodeì ilmiah yang digunakan untuk meìnguji hipoteìsis atau meìncari tahu hubungan seìbab akibat antara variabeìl. Dalam konteìks peìmbuatan dodol salak pondoh, peìneìlitian eìkspeìrimeìn dapat digunakan untuk beìrbagai tujuan, antara lain optimasi formula, pengembangan produk baru, pengendalian kualitas. Reìseìp dodol salak deìngan peìnggunaan 1 kilogram salak seìgar leìbih disukai oleìh paneìlis pada aspeìk aroma, rasa, dan teìkstur dibandingkan reìseìp P1, meìskipun pada aspeìk warna paneìlis leìbih meìnyukai P1. Oleìh kareìna itu, reìseìp P2 diteìtapkan seìbagai reìseìp teìrbaik. Modifikasi peìngolahan beìrupa peìmasakan salak hingga keìcoklatan dan peìngurangan kadar air dilakukan untuk meìningkatkan kualitas warna dan teìkstur dodol, seìhingga meìnghasilkan produk deìngan karakteìristik seìnsorik yang leìbih baik seìcara keìseìluruhan en_US
dc.publisher Polbangtan Malang en_US
dc.relation.ispartofseries Tugas Akhir;L.310-25058
dc.subject Pembuatan dodol salak, salak pondoh, penyuluhan en_US
dc.title PENYULUHAN PEMBUATAN DODOL SALAK PONDOH (Salacca Edulis Reinw) DI KELOMPOK WANITA TANI ANGGREK DESA WIROTAMAN KECAMATAN AMPELGADING KABUPATEN MALANG en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

  • TA 2025
    Tugas Akhir Mahasiswa Lulusan 2025

Show simple item record

Cari


Advanced Search

Browse

My Account