RANCANGAN PENYULUHAN PEMBUATAN SILASE RUMPUT GAJAH ODOT (Pennisetum purpureum cv. Mott) SEBAGAI PAKAN TERNAK KAMBING PERANAKAN ETAWA (Capra aegagrus hircus) DI KELOMPOK TANI SIDO RUKUN DESA DAYUREJO KECAMATAN PRIGEN KABUPATEN PASURUAN

Show simple item record

dc.contributor.author Anam, Yanuar Khoirul
dc.date.accessioned 2026-02-20T07:31:21Z
dc.date.available 2026-02-20T07:31:21Z
dc.date.issued 2025-10-20
dc.identifier.other L.310
dc.identifier.uri https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2082
dc.description.abstract Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh durasi ensilase (0, 7, 14, dan 21 hari) terhadap kualitas silase rumput gajah odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) sebagai pakan kambing Peranakan Etawa (PE), dengan fokus pada kualitas fisik (tekstur, warna, aroma), pH, kadar air, dan kadar bahan kering (BK%). Menyusun dan mengimplementasikan rancangan penyuluhan yang efektif agar peternak di Kelompok Tani Sido Rukun mampu memproduksi silase secara mandiri, sehingga kontinuitas nutrisi pakan ternak terjamin sepanjang tahun, khususnya saat musim kemarau. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan durasi ensilase (0, 7, 14, 21 hari), masing-masing diulang lima kali. Parameter yang diukur: kualitas fisik silase (tekstur, warna, aroma) melalui penilaian panelis, pH silase menggunakan pH meter, kadar air, dan kadar bahan kering dengan metode gravimetri. Analisis data dilakukan menggunakan ANOVA, dilanjutkan uji Duncan jika terdapat perbedaan nyata. Durasi Ensilase selama 21 hari (P3) mempengaruhi kualitas fisik silase ditandai dengan tekstur remah, warna hijau kecoklatan, aroma khas silase, pH (4,04), kadar air 61,74%, kadar Bahan Kering 38,26%. Implikasi hasil penelitian ini menunjukkan bahwa durasi ensilase selama 21 hari merupakan waktu yang paling tepat untuk pembuatan silase. Rancangan penyuluhan yang ditetapkan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peternak tentang pembuatan pakan alternatif. Materi penyuluhan yang disampaikan yaitu pembuatan pakan silase rumput gajah odot sebagai pakan kambing PE. Metode penyuluhan yang digunakan yaitu diskusi dan ceramah. Serta media yang digunakan adalah folder, video vlog dan benda sesungguhnya. Hasil evaluasi tingkat pengetahuan menunjukkan hasil bahwa terdapat peningkatan pengetahuan sasaran sebanyak 35% dari 50,9% (kategori cukup) ke 85,5% (kategori baik). en_US
dc.publisher Polbangtan Malang en_US
dc.relation.ispartofseries Tugas Akhir;L.310-25095
dc.subject Pembuatan silase, pakan ternak, kambing peranakan etawa, rumput gajah odot en_US
dc.title RANCANGAN PENYULUHAN PEMBUATAN SILASE RUMPUT GAJAH ODOT (Pennisetum purpureum cv. Mott) SEBAGAI PAKAN TERNAK KAMBING PERANAKAN ETAWA (Capra aegagrus hircus) DI KELOMPOK TANI SIDO RUKUN DESA DAYUREJO KECAMATAN PRIGEN KABUPATEN PASURUAN en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

  • TA 2025
    Tugas Akhir Mahasiswa Lulusan 2025

Show simple item record

Cari


Advanced Search

Browse

My Account