RANCANGAN PENYULUHAN TENTANG PEMBUATAN JAMU TERNAK PADA SAPI POTONG DI DESA GUNUNGSARI KECAMATAN DAWARBLANDONG KABUPATEN MOJOKERTO

Show simple item record

dc.contributor.author Sholihah, Siti Mar'atus
dc.date.accessioned 2026-02-19T06:32:12Z
dc.date.available 2026-02-19T06:32:12Z
dc.date.issued 2025-10-20
dc.identifier.other L.310
dc.identifier.uri https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2077
dc.description.abstract Subsektor peternakan merupakan salah satu sektor penting dalam pembangunan pertanian nasional, khususnya dalam penyediaan protein hewani melalui usaha ternak sapi potong. Namun, kenyataannya di Desa Gunungsari Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto, produktivitas ternak sapi potong masih rendah. Salah satu penyebabnya adalah kasus penyakit Bovine Ephemeral Fever (BEF) yang menurunkan nafsu makan ternak dan berdampak pada performa produksinya. Di sisi lain, rendahnya pemahaman peternak mengenai alternatif penanganan penyakit secara alami seperti pemanfaatan bahan herbal untuk pembuatan jamu ternak menjadi kendala tersendiri. Kondisi ini menunjukkan perlunya intervensi berupa kegiatan penyuluhan yang dirancang secara tepat sasaran untuk meningkatkan kapasitas peternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan pengetahuan, sikap, dan keterampilan peternak setelah dilakukan penyuluhan tentang pembuatan jamu ternak sebagai alternatif peningkat nafsu makan sapi potong pasca terjangkit BEF. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui pendekatan pretest dan posttest kepada 23 responden anggota kelompok ternak Lembu Makmur. Materi penyuluhan disampaikan dengan metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta didukung media leaflet. Evaluasi dilakukan untuk menilai efektivitas penyuluhan melalui instrumen kuesioner dan observasi keterampilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan memberikan dampak yang positif. Skor pengetahuan peternak meningkat dari 19% menjadi 83,5%, sikap dari 37,2% menjadi 90,2%, dan keterampilan hasil obervasi menunjukan presentase sebesar 90,3%. Berdasarkan hasil Penyuluhan pembuatan jamu ternak di Desa Gunungsari terbukti efektif. Dengan efektivitas perubahan penyuluhan aspek pengetahuan meningkat dengan efektivitas 79,6%, sikap sebesar 84,4%, dan keterampilan peternak mencapai nilai rata-rata 90,3, yang tergolong sangat terampil. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan berhasil meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan peternak. Dengan demikian disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan yang dirancang secara sistematis dan sesuai kebutuhan sasaran efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan peternak dalam pembuatan jamu ternak. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi penyuluhan yang berkelanjutan dan mampu diaplikasikan oleh peternak sebagai upaya peningkatan produktivitas usaha ternaknya. en_US
dc.publisher Polbangtan Malang en_US
dc.relation.ispartofseries Tugas Akhir;L.310-25093
dc.subject Jamu ternak, sapi potong, pembuatan jamu ternak en_US
dc.title RANCANGAN PENYULUHAN TENTANG PEMBUATAN JAMU TERNAK PADA SAPI POTONG DI DESA GUNUNGSARI KECAMATAN DAWARBLANDONG KABUPATEN MOJOKERTO en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

  • TA 2025
    Tugas Akhir Mahasiswa Lulusan 2025

Show simple item record

Cari


Advanced Search

Browse

My Account