<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.polabangtanmalang.ac.id:8080/xmlui">
<title>POLITEKNIK PERTANIAN PEMBANGUNAN MALANG</title>
<link>http://repository.polabangtanmalang.ac.id:8080/xmlui</link>
<description>The Polbangtan Malang digital repository system captures, stores, indexes, preserves, and distributes digital research material.</description>
<items xmlns="http://apache.org/cocoon/i18n/2.1">
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2154"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2153"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2152"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2151"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-05-12T09:36:14Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2154">
<title>APLIKASI PAKAN TOTAL MIXED RATION (TMR) DENGAN PENAMBAHAN CORN GLUTEN MEAL (CGM) UNTUK DOMBA CROSS AWASSI FASE AKHIR LAKTASI DI PETERNAKAN UD. KAMBING BURJA</title>
<link>https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2154</link>
<description>APLIKASI PAKAN TOTAL MIXED RATION (TMR) DENGAN PENAMBAHAN CORN GLUTEN MEAL (CGM) UNTUK DOMBA CROSS AWASSI FASE AKHIR LAKTASI DI PETERNAKAN UD. KAMBING BURJA
Dewi, Wahyu Ilmi Mustika
Domba Awassi merupakan salah satu jenis domba unggul yang dikenal&#13;
memiliki produktivitas susu tinggi dan kemampuan adaptasi yang baik. Pada fase&#13;
akhir laktasi, kebutuhan nutrisi meningkat untuk mempertahankan produksi susu&#13;
dan kondisi tubuh. Namun, hasil pengamatan di Peternakan UD. Kambing Burja&#13;
menunjukkan performa domba masih kurang optimal akibat ketidakseimbangan&#13;
ransum. Salah satu solusi yang diterapkan adalah penggunaan pakan Total Mixed&#13;
Ration (TMR) dengan penambahan Corn Gluten Meal (CGM), sebagai sumber&#13;
protein tinggi dan protein bypass untuk meningkatkan ketersediaan nutrisi pada&#13;
ternak laktasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas nutrisi dari pakan&#13;
TMR dan mengevaluasi pengaruh penambahan CGM dalam formulasi TMR&#13;
terhadap konsumsi bahan kering, pertambahan bobot badan, produksi susu, Feed&#13;
Conversion Ratio (FCR), Income Over Feed Cost (IOFC), dan kualitas susu pada&#13;
domba cross Awassi fase akhir laktasi. Metode penelitian yang digunakan adalah&#13;
eksperimen menggunakan tiga ekor domba laktasi yang masing-masing menerima&#13;
dua jenis perlakuan pakan, yaitu TMR non-CGM dan TMR CGM. Hasil analisis&#13;
kandungan nutrisi menunjukkan bahwa TMR memiliki kualitas yang cukup baik,&#13;
meskipun kandungan protein kasar masih berada di bawah standar yang&#13;
direkomendasikan oleh NRC (2007). Analisis statistik menunjukkan bahwa tidak&#13;
terdapat perbedaan yang signifikan (p&gt;0,05) antara kedua perlakuan terhadap&#13;
seluruh parameter yang diamati. Namun, secara deskriptif, perlakuan TMR dengan&#13;
CGM menunjukkan tren peningkatan performa, yang meliputi konsumsi bahan&#13;
kering sebesar 2,09 kg/ekor/hari, pertambahan bobot badan harian mencapai&#13;
40,48 g/ekor/hari. produksi susu sebesar 0,67 liter/ekor/hari, dan efisiensi FCR&#13;
sebesar 3,27.
</description>
<dc:date>2025-10-20T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2153">
<title>PENAMBAHAN SUSU BUBUK AFKIR PADA PAKAN AYAM PEJANTAN TERHADAP FEED CONVERTION RATIO (FCR) DAN INCOME OVER FEED COST (IOFC)</title>
<link>https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2153</link>
<description>PENAMBAHAN SUSU BUBUK AFKIR PADA PAKAN AYAM PEJANTAN TERHADAP FEED CONVERTION RATIO (FCR) DAN INCOME OVER FEED COST (IOFC)
Kusuma, Tri Wijaya
Tingginya biaya pakan pada budidaya ayam pejantan mendorong perlunya&#13;
inovasi dalam penggunaan bahan pakan alternatif yang ekonomis dan bernutrisi.&#13;
Susu bubuk afkir, meskipun tidak layak dikonsumsi manusia namun masih&#13;
mengandung nutrisi yang dapat meningkatkan efisiensi pakan. Penelitian ini&#13;
bertujuan untuk mengevaluasi implementasi penambahan susu bubuk afkir pada&#13;
pakan ayam pejantan terhadap Feed Conversion Ratio (FCR) dan Income Over&#13;
Feed Cost (IOFC), serta menganalisis hasil implementasi pada business plan&#13;
usaha ayam pejantan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap&#13;
(RAL) yang dilaksanakan selama 56 hari dengan total 90 ekor ayam pejantan.&#13;
Ayam dibagi ke dalam tiga perlakuan, yaitu P0 (tanpa penambahan susu bubuk&#13;
afkir/0%), P1 (penambahan 2% susu bubuk afkir), dan P2 (penambahan 4% susu&#13;
bubuk afkir), masing-masing terdiri atas enam ulangan. Data hasil penelitian&#13;
dianalisis menggunakan analisis of varians (ANOVA), dan apabila terdapat&#13;
perbedaan nyata, dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT).&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P2 (4%) memberikan FCR terbaik&#13;
sebesar 2,11 kg/ekor dan IOFC tertinggi dengan nilai Rp13.308/ekor. Berdasarkan&#13;
hasil analisis finansial pada business plan usaha ayam pejantan dengan populasi&#13;
5.000 ekor menunjukkan usaha ini layak dikembangkan dengan R/C Ratio 1,13,&#13;
ROI 23,3%, dan Payback Period 7 periode. Penambahan 4% susu bubuk afkir&#13;
direkomendasikan untuk meningkatkan efisiensi dan profitabilitas usaha ayam&#13;
pejantan.
</description>
<dc:date>2025-10-20T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2152">
<title>MODEL PEMASARAN SAPI POTONG DI PASAR HEWAN KECAMATAN PARENGAN KABUPATEN TUBAN</title>
<link>https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2152</link>
<description>MODEL PEMASARAN SAPI POTONG DI PASAR HEWAN KECAMATAN PARENGAN KABUPATEN TUBAN
Putra, Tino Yuliansa
Tujuan dari penelitian ini yaitu 1) menganalisa saluran pemasaran dipasar&#13;
hewan, 2) menganalisa margin pemasaran, 3) menganlisa farmer’s share dan&#13;
efesiensi pemasaran dan menyusun rancangan usaha penjualan ternak sapi&#13;
potong.&#13;
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah observasi,&#13;
wawancara dan dokumentasi. Pengambilan sampel menggunakan metode&#13;
incidental sampling.&#13;
Model pemasaran yang ada di pasar hewan Kecamatan Parengan terdapat&#13;
tiga (3) saluran pemasaran yaitu: peternak – konsumen, peternak – pedagang&#13;
antara (blantik) – konsumen, peternak – pedagang antara kecil – pedagang antara&#13;
besar – konsumen. Efesiensi pemasaran dapat di simpulkan bahwa, saluran&#13;
pemasaran pertama (saluran I) menunjukan peternak melakukan pemasaran atau&#13;
menjual ternak sapi potongnya secara langsung dengan tidak melewati pedagang&#13;
antara mendapatkan harga penuh tanpa margin, farmer’s share sebesar 100% dan&#13;
efesiensi 0,6%. Pada saluran pemasaran kedua (saluran II) mendaptkan margin&#13;
sebesar Rp.840.000 dikarenakan melewati pedagang antara kecil (makelar)&#13;
dengan Farmer’s share 92,1%, efesiensi pemasaran 1,04%. Sedangkan pada&#13;
saluran ketiga III margin yang didapatkan adalah Rp.890.000, Farmer’s share&#13;
91,8% dan efesiensi pemasaran 1,95%.
</description>
<dc:date>2025-10-20T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2151">
<title>OPTIMALISASI PEMANFAATAN TULANG LIMBAH RAMBAK CEKER SEBAGAI PEREKAT NUGGET GLUTEN FREE</title>
<link>https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2151</link>
<description>OPTIMALISASI PEMANFAATAN TULANG LIMBAH RAMBAK CEKER SEBAGAI PEREKAT NUGGET GLUTEN FREE
Hidayat, Taufiq
Penelitian ini membahas mengoptimalkan pemanfaatan tulang limbah rambak&#13;
ceker sebagai perekat alami dalam pembuatan nugget ayam gluten-free. Latar&#13;
belakang penelitian didasari oleh meningkatnya permintaan makanan sehat serta&#13;
kebutuhan pemanfaatan limbah tulang ceker yang selama ini tidak dimanfaatkan.&#13;
Tulang ceker kaya akan kalsium dan gelatin yang potensial dijadikan bahan&#13;
pengikat alami. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 5 perlakuan: P0&#13;
(0%), P1 (25%), P2 (50%), P3 (75%), dan P4 (100%) substitusi maizena dengan&#13;
tepung tulang ceker. Parameter yang diuji meliputi mutu (kadar air, protein, lemak,&#13;
karbohidrat, kalsium) dan uji organoleptik (warna, aroma, rasa, tekstur). Hasil uji&#13;
mutu menunjukkan peningkatan signifikan pada kadar protein (tertinggi P3 =&#13;
9,83%), kalsium (tertinggi P4 = 447 mg/100g), dan penurunan kadar lemak&#13;
(terendah P4 = 4,58%). Semua perlakuan kecuali P0 dan P2 memenuhi SNI kadar&#13;
protein minimal 9%. Dari aspek organoleptik, P1 (25% tulang ceker) paling disukai&#13;
panelis, terutama pada warna (4,58), aroma (4,00), dan tekstur (3,62). Analisis&#13;
finansial menunjukkan usaha nugget ini menguntungkan, dengan laba bersih per&#13;
siklus Rp203.549, nilai NPV Rp87.144.368, IRR 26,64%, dan ROI tahunan 111%.
</description>
<dc:date>2025-10-20T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
