<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/69">
<title>Agribisnis Peternakan</title>
<link>https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/69</link>
<description>Berisi kumpulan Tugas Akhir Mahasiswa dalam bidang Agribisnis Peternakan</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2129"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2128"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2127"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2126"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-26T12:42:32Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2129">
<title>PEMANFAATAN APLIKASI TIKTOK  SEBAGAI MEDIA BRANDING PEMASARAN KAMBING PE   DI MAHAJAYA 99 FARM KABUPATEN PROBOLINGGO  JAWA TIMUR</title>
<link>https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2129</link>
<description>PEMANFAATAN APLIKASI TIKTOK  SEBAGAI MEDIA BRANDING PEMASARAN KAMBING PE   DI MAHAJAYA 99 FARM KABUPATEN PROBOLINGGO  JAWA TIMUR
Tuasikal, Muhammad Ilham Ali
Unsur promosi memegang peranan yang sangat penting di dalam rangkaian &#13;
pemasaran barang. TikTok merupakan sosial media berupa jejaring sosial, tidak&#13;
berbayar dan memiliki banyak penggemar, TikTok juga menjadi wadah bagi para&#13;
pengusaha atau peternak dalam mempromosikan produknya melalui platform&#13;
TikTok. Pemanfaatan platform TikTok sebagai sarana pemasaran, analisis usaha,&#13;
serta implementasi business plan berdasarkan hasil rekomendasi penelitian&#13;
berperan penting dalam pengembangan usaha peternakan kambing PE di&#13;
Mahajaya 99 Farm. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan aplikasi TikTok&#13;
sebagai media Branding dalam pemasaran kambing PE di Mahajaya 99 Farm,&#13;
Kabupaten Probolinggo. Platform TikTok dipilih karena memiliki potensi besar&#13;
dalam menjangkau audiens secara luas melalui konten video pendek yang kreatif&#13;
dan menarik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif&#13;
dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.&#13;
Analisis dilakukan terhadap efektivitas konten, Engagement pengguna, serta&#13;
dampaknya terhadap peningkatan Omzet penjualan.  &#13;
Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa dari hasil analisis data&#13;
Insight akun TikTok Mahajaya Channel mengalami peningkatan pada tahun 2025&#13;
pada periode 2 bulan penelitian bulan januari dan februari yaitu mendapatkan 1,1&#13;
juta penayangan, 2.184 pengikut, 22,9 ribu suka dengan total 93 postingan video.&#13;
Hasil analisis kelayakan usaha Peternakan Mahajaya 99 Farm dapat dikatakan&#13;
layak, hasil dari BEP Produksi 79 ekor dengan penjualan di lapangan sebesar 147&#13;
ekor, BEP Harga Rp. 47.685/kg dengan harga jual di lapangan sebesar Rp.&#13;
75.000/kg. R/C Ratio 1,49, dan ROI 32,21%.
</description>
<dc:date>2025-10-20T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2128">
<title>SUBSTITUSI NANGKA MUDA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS) UNTUK MENINGKATKAN KANDUNGAN SERAT DAN UJI ORGANOLEPTIK PADA ABON AYAM</title>
<link>https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2128</link>
<description>SUBSTITUSI NANGKA MUDA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS) UNTUK MENINGKATKAN KANDUNGAN SERAT DAN UJI ORGANOLEPTIK PADA ABON AYAM
Karapa, Merlyn
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh substitusi nangka muda (Artocarpus Heterophyllus) terhadap peningkatan kandungan serat dan kualitas organolpetik pada produk abon ayam. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya kandungan serat pada abon ayam konvensional, padahal serat memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan dan mencegah penyakit degeneratif seperti kardiovaskular. Nangka muda dipilih sebagai bahan substitusi karena memiliki tekstur menyerupai daging berserat dan kandungan serat kasar yang cukup tinggi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan enam perlakuan substitusi nangka muda yaitu P0 (0%), P1 (10%), P2 (20%), P3(30%), P4 (40%), P5 (50%), dengan empat kali ulangan. Uji organoleptik dilakukan terhadap atribut warna, aroma, rasa, dan tekstur oleh 25 panelis tidak terlatih. Uji serat kasar dilakukan di laboratorium menggunakan metode gravimetri, sedangkan data dianalisis dengan ANOVA dan uji lanjut Duncan pada taraf signifikan 5%, selain itu dilakukan pula analisis usaha meliputi total biaya, penerimaan, pendapatan, nilai R/C ratio dan Break Even Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan nangka muda secara signifikan mempengaruhi kandungan serat dan tingkat kesukaan panelis. Perlakuan terbaik diperoleh pada P4 (40% nangka muda) yang memberikan hasil terbaik dari segi rasa, aroma, warna, tekstur, serta kadar serat kasar yang meningkat. Nilai R/C ratio &gt;1 dan tercapainya BEP menunjukkan bahwa usaha produksi abon ayam dengan substitusi nangka muda layak secara ekonomi. Inovasi ini menunjukkan bahwa pemanfaatan bahan lokal seperti nangka muda tidak hanya meningkatkan kualitas gizi tetapi juga berpotensi sebagai produk olahan unggulan bernilai ekonomis tinggi.
</description>
<dc:date>2025-10-20T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2127">
<title>NALISIS FINANSIAL USAHA PETERNAKAN AYAM BROILER POLA KEMITRAAN DENGAN SISTEM KANDANG OPEN HOUSE DAN SEMI CLOSE HOUSE</title>
<link>https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2127</link>
<description>NALISIS FINANSIAL USAHA PETERNAKAN AYAM BROILER POLA KEMITRAAN DENGAN SISTEM KANDANG OPEN HOUSE DAN SEMI CLOSE HOUSE
Dhema, Maria Silfia Wona
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek finansial usaha &#13;
peternakan ayam broiler dengan pola kemitraan yang menerapkan dua sistem&#13;
kandang berbeda, yaitu open house dan semi close house, pada Kariyanto Farm&#13;
di  Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Metode penelitian&#13;
meliputi pengumpulan data primer dan sekunder, analisis performa produksi&#13;
ayam broiler dengan parameter yang diambil adalah FCR, deplesi, tonase dan IP&#13;
serta analisisi kelayakan finansial menggunakan parameter-parameter seperti&#13;
R/C Ratio, BEP, ROI, dan payback period (PP). Berdasarkan penelitian yang&#13;
sudah dilakukan diketahui dari hasil rata-rata FCR pada kandang semi close&#13;
house sebesar 1,558 lebih rendah dibandingkan kandang open house yang&#13;
mencapai 1,609, rata-rata deplesi yang dihasilkan pada kandang semi close&#13;
house adalah 3,72% lebih rendah dari kandang open yang mencapai 5,16%,&#13;
rata-rata hasil tonase yang diperoleh untuk kandang semi close house lebih&#13;
besar yaitu 27.785 kg dibandingkan kandang open house yaitu 13.821 kg.&#13;
Sedangkan untuk rata-rata IP yang dihasilkan diketahui pada kandang semi&#13;
close house sebesar 377 dikatakan lebih unggul dibandingkan kandang open&#13;
yang mencapai 345. Untuk hasil analisis finansial yang dilakukan pada penelitian&#13;
ini menunjukan bahwa R/C Ratio yang dihasilkan pada kandang open rata-rata&#13;
1,08 lebih rendah dibandingkan kandang semi close house yang mencapai 1,11,&#13;
hasil B/C Ratio kandang open house sebesar 0,08 dan pada kandang sistem&#13;
semi close house B/C Ratio sebesar 0,11. Sedangkan untuk BEP unit dan BEP&#13;
rupiah diketahui rata-rata hasil BEP unit kandang Semi close house 25.232 kg&#13;
lebih besar dibandingkan kandang open yaitu 12.989 kg, untuk BEP rupiah&#13;
diketahui rata-rata yang dihasilkan pada kandang open adalah Rp 21.495 lebih&#13;
tinggi dibandingkan kandang semi close house yaitu Rp 20.846. Hasil rata-rata&#13;
ROI pada kandang semi close house lebih tinggi mencapai 11,3% dibanding &#13;
kandang open yaitu 8 %, dan untuk hasil rata-rata payback period yang &#13;
dihasilkan pada kandang open lebih lama yaitu 15 bulan atau setara dengan 1,3&#13;
tahun dibandingkan dengan kandang semi close house yang lebih cepat yaitu 9&#13;
bulan untuk pengembalian modal. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah&#13;
kandang dengan menggunakan sistem semi close house lebih unggul dalam&#13;
menghasilkan performa ayam dan secara aspek finansial yang lebih baik.
</description>
<dc:date>2025-10-20T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2126">
<title>EFISIENSI BIAYA PEMELIHARAAN BROILER DENGAN PENGGUNAAN PAKAN CRUMBLE DAN PELLET   FASE FINISHER</title>
<link>https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2126</link>
<description>EFISIENSI BIAYA PEMELIHARAAN BROILER DENGAN PENGGUNAAN PAKAN CRUMBLE DAN PELLET   FASE FINISHER
Fadholi, M. Imam
Kebutuhan daging ayam broiler di Indonesia terus mengalami peningkatan&#13;
pada setiap tahunya, kondisi ini mendorong para peternak untuk mengoptimalkan&#13;
produksi secara efisien agar mampu memenuhi permintaan pasar sekaligus&#13;
meningkatkan profitabilitas usaha. Namun, pemilihan pakan pada fase finisher&#13;
juga sangat penting, karena kandungan nutrisi yang sesuai akan menunjang&#13;
produktivitas. Sehingga perlu adanya kesesuaian nutrisi dan bentuk fisik pakan&#13;
finisher untuk mendapatkan hasil performa yang optimal. Dua jenis pakan yang&#13;
digunakan pada fase finisher yaitu crumble dan pellet. Kemudian dibandingkan&#13;
untuk mengetahui perbedaan performa dan analisis kelayakan usaha, dengan&#13;
parameter yang diamati meliputi feed intake, pertambahan bobot badan,&#13;
mortalitas, Feed Conversion Ratio (FCR), Indeks Performans (IP), Break Even&#13;
Point (BEP), R/C ratio, B/C ratio, serta total biaya pemeliharaan. Kesimpulan dari&#13;
hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ayam yang diberi pakan pellet (P1)&#13;
memiliki performa yang sedikit lebih tinggi, namun feed intake (P1) juga lebih tinggi&#13;
dari (P0). Sedangkan untuk efisiensi biaya pemeliharaan kelompok yang diberi&#13;
pakan crumble (P0) lebih unggul dibandingkan kelompok yang diberi pakan pellet&#13;
(P1) dengan nilai Feed Conversion Ratio (FCR) lebih rendah dan memiliki&#13;
keuntungan yang lebih besar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan&#13;
bagi peternak, mahasiswa, institusi dan masyarakat luas dalam menerapkan&#13;
inovasi pemberian pakan fase finisher yang lebih efisien untuk meningkatkan&#13;
produktivitas dan profitabilitas usaha peternakan ayam broiler.
</description>
<dc:date>2025-10-20T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
