<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Agribisnis Peternakan</title>
<link href="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/69" rel="alternate"/>
<subtitle>Berisi kumpulan Tugas Akhir Mahasiswa dalam bidang Agribisnis Peternakan</subtitle>
<id>https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/69</id>
<updated>2026-04-06T09:55:25Z</updated>
<dc:date>2026-04-06T09:55:25Z</dc:date>
<entry>
<title>EVALUASI PENERAPAN SISTEM JAMINAN HALAL PRODUK DAGING AYAM DI RUMAH POTONG AYAM’</title>
<link href="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2096" rel="alternate"/>
<author>
<name>Firdauzi, Asya Nadia</name>
</author>
<id>https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2096</id>
<updated>2026-02-26T07:22:09Z</updated>
<published>2025-10-20T00:00:00Z</published>
<summary type="text">EVALUASI PENERAPAN SISTEM JAMINAN HALAL PRODUK DAGING AYAM DI RUMAH POTONG AYAM’
Firdauzi, Asya Nadia
Kehalalan produk pangan menjadi aspek penting dalam menjamian mutu dan keamanan pangan ‘khususnya di Indonesia dengan mayoritas’ penduduk beragama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi proses ‘penyembelihan di Rumah Potong Ayam’ (RPA) tradisional Pasar Tradisional Singosari, serta menganalisis sikap pedagang dan konsumen terhadap aspek kehalalan dan keamanan daging ayam’. Penelitian ini menggunkan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara, serta pendekatan kuantitatif menggunakan kuesioner menggunakan kuesioner skala Likert kepada 30 pedagang dan 30 konsumen.  Hasil observasi menunjukkan bahwa secara teknis, proses penyembelian di RPA telah sesuai dengan ketentuan syariat Islam dan SNI 99002:2016, namun belum terpenuhi beberapa aspek sumber daya manusia seperti tidak adannya sertifikasi Juru Sembelih Halal (JULEHA) menjadi kelemahan utama. Selain itu, hanya 3 aspek dari 11 ‘Sistem Jaminan Halal yang diterapkan’ di RPA tersebut. Hasil kuesioner menunjukkan pedagang memiliki sikap sangat positif terhadap kehalalan dan keamanan pangan dengan nilai rata-rata 24,3, sementara konsumen menunjukkan sikap netral dengan nilai rata-rata 22. Rendangnya pengetahuan dan akses informasi menjadi faktor utama sikap netral konsumen. Penelitian ini merekomendasikan perlu adanya peningkatan kompetensi penyembelih serta edukasi berkelanjutan kepada konsumen agar jaminan kehalalan dan keamanan daging ayam dapat terwujud secara menyeluruh
</summary>
<dc:date>2025-10-20T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>APLIKASI PAKAN TOTAL MIXED RATION (TMR) BERBASIS BAHAN PAKAN LOKAL PADA DOMBA CROSS AWASSI FASE LAKTASI (STUDI KASUS DI PETERNAKAN UD. KAMBING BURJA LAWANG)</title>
<link href="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2095" rel="alternate"/>
<author>
<name>Abidah, Arjuna Ahmad Zakaria</name>
</author>
<id>https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2095</id>
<updated>2026-02-26T04:38:54Z</updated>
<published>2025-10-20T00:00:00Z</published>
<summary type="text">APLIKASI PAKAN TOTAL MIXED RATION (TMR) BERBASIS BAHAN PAKAN LOKAL PADA DOMBA CROSS AWASSI FASE LAKTASI (STUDI KASUS DI PETERNAKAN UD. KAMBING BURJA LAWANG)
Abidah, Arjuna Ahmad Zakaria
Domba Awassi merupakan ternak yang berasal dari negara beriklim subtropis,&#13;
apabila diusahakan di Indonesia maka harus dikembangkan pakan yang sesuai&#13;
dengan kondisi iklim tropis. Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi&#13;
hijauan pakan lokal melimpah sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pakan secara&#13;
efisien oleh ternak. Tetapi fakta di lapangan bahwa peternak lebih banyak&#13;
menggunakan rumput lapangan atau rumput liar untuk digunakan sebagai pakan&#13;
ternak. Tujuan peneIitian ini yaitu untuk mendapatkan hasil aplikasi pakan TotaI&#13;
Mixed Ration (TMR) pakan lokal pada domba cross awassi serta mendapatkan&#13;
bahan pertimbangan bussines plan berdasarkan rekomendasi penelitian. Metode&#13;
penelitian yang digunakan ialah filed research dengan metode pengumpulan data&#13;
observasi pada kualitas fisik dan kimia TMR serta performa domba Cross Awassi&#13;
yang mencakup DMI, PBBH, produksi susu, FCR, dan IOFC. Hasil penelitian&#13;
menyatakan bahwa TMR memiliki kualitas fisik dan kandungan nutrien yang cukup&#13;
baik, meskipun parameter protein kasar masih di bawah standar NRC 2007.&#13;
Sedangkan performa domba Cross Awassi mendapatkan PBBH 111,2 g/ekor/hari.&#13;
Konsumsi bahan kering rata-rata mencapai 1,83 kg/ekor/hari, dengan FCR bobot&#13;
badan menunjukkan angka 15,6 dan FCR susu sebesar 1,43. Produksi susu&#13;
mencapai 1,28 kg/ekor/hari, dengan kandungan protein 3,97%, lemak 6,59%,&#13;
laktosa 5,96%, dan SNF 10,84%.
</summary>
<dc:date>2025-10-20T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>EFEKTIVITAS PEMBERIAN SODIUM BIKARBONAT (NaHCO3) PADA AIR MINUM TERHADAP PERFORMA PRODUKSI DAN HEAT STRESS AYAM BROILER FASE FINISHER</title>
<link href="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2094" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sugian Nur, Arif</name>
</author>
<id>https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2094</id>
<updated>2026-02-26T04:25:16Z</updated>
<published>2025-10-20T00:00:00Z</published>
<summary type="text">EFEKTIVITAS PEMBERIAN SODIUM BIKARBONAT (NaHCO3) PADA AIR MINUM TERHADAP PERFORMA PRODUKSI DAN HEAT STRESS AYAM BROILER FASE FINISHER
Sugian Nur, Arif
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pemberian sodium&#13;
bikarbonat (NaHCO₃) dalam air minum terhadap performa produksi dan heat&#13;
stress pada ayam broiler fase finisher. Penelitian dilaksanakan di Mercyanto Farm,&#13;
Kabupaten Pasuruan selama 14 hari menggunakan 54 ekor ayam broiler umur 22-&#13;
35 hari. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan&#13;
tiga perlakuan: P0 (kontrol tanpa NaHCO₃), P1 (NaHCO₃ 0,5%), dan P2 (NaHCO₃&#13;
1%), masing-masing terdiri dari 6 ulangan. Parameter yang diamati meliputi bobot&#13;
badan akhir, pertambahan bobot harian (ADG), konversi pakan (FCR), mortalitas,&#13;
suhu tubuh, dan frekuensi pernapasan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P1 menghasilkan performa&#13;
terbaik dengan bobot badan akhir 2482 g/ekor dan ADG 84,99 g/hari, berbeda&#13;
nyata (p&lt;0,05) dibandingkan P0 (2437 g/ekor; 79,99 g/hari) dan P2 (2444 g/ekor;&#13;
80,63 g/hari) berdasarkan uji Duncan. Nilai FCR terbaik diperoleh pada P1 (1,95)&#13;
dibandingkan P0 (2,33) dan P2 (2,17). Mortalitas terendah terjadi pada P1 (0%)&#13;
dibandingkan P0 (5,6%) dan P2 (11,1%).&#13;
Pada parameter fisiologis, P1 menunjukkan suhu tubuh terendah (41,48°C)&#13;
meskipun tidak berbeda nyata antar perlakuan. Frekuensi pernapasan tertinggi&#13;
ditemukan pada P1 (51 kali/menit) yang berbeda nyata (p&lt;0,05) dengan P0 (44&#13;
kali/menit) dan P2 (48 kali/menit).&#13;
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian NaHCO₃ 0,5%&#13;
dalam air minum efektif meningkatkan performa produksi dan membantu&#13;
mengurangi dampak heat stress pada ayam broiler fase finisher. Disarankan&#13;
penggunaan NaHCO₃ 0,5% sebagai strategi manajemen nutrisi untuk menghadapi&#13;
kondisi iklim tropis.
</summary>
<dc:date>2025-10-20T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PENINGKATAN KANDUNGAN ASAM LEMAK TIDAK JENUH PADA SUSU DOMBA AWASSI DENGAN MENGGUNAKAN UREA MOLASSES BLOCK (UMB) BERBASIS TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera L.)</title>
<link href="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2093" rel="alternate"/>
<author>
<name>Yulindya, Annisa Farhah</name>
</author>
<id>https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2093</id>
<updated>2026-02-26T04:13:28Z</updated>
<published>2025-10-20T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENINGKATAN KANDUNGAN ASAM LEMAK TIDAK JENUH PADA SUSU DOMBA AWASSI DENGAN MENGGUNAKAN UREA MOLASSES BLOCK (UMB) BERBASIS TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera L.)
Yulindya, Annisa Farhah
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh Urea Molasses Block (UMB)&#13;
berbasis tepung daun kelor terhadap produksi dan kualitas susu domba Awassi.&#13;
Penelitian dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama menggunakan 4 perlakuan&#13;
(P0=0%, P1=10%, P2=15%, P3=20%) dengan 5 ulangan untuk menentukan UMB&#13;
terbaik. Hasil menunjukkan P3 terbaik, dengan kandungan protein kasar 16,58%,&#13;
lemak kasar 1,67%, serat kasar 11,51%, TDN 42,34%, kalsium 13,35% dan fosfor&#13;
1,06%. Tahap kedua melibatkan 5 ekor domba dengan desain sebelum dan&#13;
sesudah perlakuan. Produksi susu meningkat dari 330,6 mL menjadi 685,7 mL.&#13;
Kandungan protein, SNF, dan laktosa meningkat signifikan (P&lt;0,05), sedangkan&#13;
lemak menurun. Asam lemak tidak jenuh meningkat dari 49,552% menjadi&#13;
50,044%, dan asam lemak jenuh menurun dari 50,448% menjadi 49,954%.UMB&#13;
kelor terbukti efektif meningkatkan mutu pakan dan nilai fungsional susu domba.&#13;
Secara ekonomi, usaha produksi UMB ini menguntungkan dengan laba bersih&#13;
harian Rp17.838 atau Rp535.140 per bulan. Nilai NPV sebesar Rp2.202.151, IRR&#13;
26,64%, dan ROI tahunan sebesar 651%, menunjukkan kelayakan usaha yang&#13;
tinggi.
</summary>
<dc:date>2025-10-20T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
