<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>TA 2026</title>
<link href="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2155" rel="alternate"/>
<subtitle>Tugas Akhir Mahasiswa Lulusan 2026</subtitle>
<id>https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2155</id>
<updated>2026-09-09T11:40:59Z</updated>
<dc:date>2026-09-09T11:40:59Z</dc:date>
<entry>
<title>RANCANGAN PENYULUHAN ADMINISTRASI KELEMBAGAAN PETANI SEBAGAI UPAYA PENGUATAN FUNGSI KELOMPOK TANI DI DESA  BOCEK KECAMATAN KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG</title>
<link href="https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2158" rel="alternate"/>
<author>
<name>Syahbani, Muh Raihan</name>
</author>
<author>
<name>Sawitri, Budi</name>
</author>
<author>
<name>Nugroho, Arie N.B.B Satrio</name>
</author>
<id>https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2158</id>
<updated>2026-09-09T04:41:34Z</updated>
<published>2026-09-09T00:00:00Z</published>
<summary type="text">RANCANGAN PENYULUHAN ADMINISTRASI KELEMBAGAAN PETANI SEBAGAI UPAYA PENGUATAN FUNGSI KELOMPOK TANI DI DESA  BOCEK KECAMATAN KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG
Syahbani, Muh Raihan; Sawitri, Budi; Nugroho, Arie N.B.B Satrio
Administrasi kelembagaan merupakan bagian penting dalam mendukung&#13;
kegiatan dan fungsi kelompok tani. Hasil Identifikasi Potensi Wilayah (IPW) di&#13;
Desa Bocek menunjukkan terdapat 9 kelembagaan petani yang terdiri dari 8&#13;
kelompok tani dan 1 kelompok wanita tani. Permasalahan utama yang ditemukan&#13;
adalah administrasi kelompok tani yang belum lengkap dan masih terbatasnya&#13;
penyuluhan mengenai pengelolaan administrasi. Sebanyak 6 kelompok tani masih&#13;
memiliki administrasi yang terbatas pada daftar anggota.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi wilayah, menganalisis&#13;
pengaruh kondisi administrasi kelembagaan terhadap penguatan fungsi kelompok&#13;
tani, serta menyusun dan mengimplementasikan rancangan penyuluhan.&#13;
Identifikasi wilayah menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal&#13;
(PRA), sedangkan penelitian menggunakan metode survei dengan analisis&#13;
deskriptif dan regresi linier sederhana.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi administrasi kelembagaan&#13;
kelompok tani berpengaruh positif dan signifikan terhadap penguatan fungsi&#13;
kelompok tani. Persamaan regresi yang diperoleh yaitu Y = 35,738 + 0,688X,&#13;
dengan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05. Nilai R Square sebesar 0,520 menunjukkan&#13;
bahwa kondisi administrasi kelembagaan menjelaskan 52,0% variasi penguatan&#13;
fungsi kelompok tani, sedangkan 48,0% dipengaruhi faktor lain.&#13;
Berdasarkan hasil tersebut, disusun penyuluhan dengan materi pengelolaan&#13;
administrasi kelembagaan kelompok tani melalui ceramah, demonstrasi cara,&#13;
diskusi, dan praktik langsung. Penyuluhan dilaksanakan kepada 14 peserta. Hasil&#13;
evaluasi menunjukkan rata-rata pengetahuan meningkat dari 7,7 menjadi 14,8,&#13;
dengan hasil uji Paired Sample t-Test sebesar 0,000 &lt; 0,05, sehingga terdapat&#13;
peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah penyuluhan.
</summary>
<dc:date>2026-09-09T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
